A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Ya Ampun, Kades di TTU Hamili Empat Gadis - Pos Kupang
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 April 2014
Pos Kupang

Ya Ampun, Kades di TTU Hamili Empat Gadis

Kamis, 24 Mei 2012 12:38 WITA
Ya Ampun,  Kades di TTU Hamili Empat Gadis
Net
Ilustrasi
POS KUPANG.COM, KEFAMENANU -- Pagar makan tanaman. Pepatah itu pantas untuk melukiskan perilaku seorang kepala desa (kades) di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).  

IH, Kepala Desa Leoram, Kecamatan Insana  yang sejatinya menjadi pelindung , diduga menjadi `pemangsa anaknya sendiri'. Tidak tanggung-tanggung empat gadis sekaligus tersungkur di hadapan sang kades.

Perbuatan sang kades terungkap di Posyandu. Empat perempuan yang diduga menjadi korban sang kades menyebut sang kades, IH sebagai ayah dari si jabang bayi yang mereka kandung.

Informasi tersebut sontak menghebohkan warga di desa itu dan mengancam kedudukan IH sebagai Kades Leoram.

Wakil Bupati TTU, Aloysius Kobes  kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (23/5/2012), mengungkapkan,  IH saat ini sedang dalam proses pemecatan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Leoram.  

Setelah proses pemecatan selesai,  kata Kobes, BPD akan mengusulkan ke Bupati TTU untuk mengeluarkan surat keputusan pemberhentian IH dari jabatan kades Leoram.

Kasus amoral  serta penyimpangan keuangan  menjadi isu penting yang saat ini melanda kepala desa dan perangkat desa di TTU. Lain IH lain lagi kasus amoral di Desa Naku, Kecamatan Biboki Feotleu. Selingkuh berantai.  Sekretaris desa selingkuh dan pergi bersama seorang janda, dan meninggalkan isterinya. Kepala Urusan I dari desa tersebut, kemudian selingkuh dan membawa kabur isteri  Sekretaris Desa.

Persoalan ini menjadi perhatian serius Bupati dan Wakil Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, S.Pt dan Aloysius Kobes. Keduanya selalu mengingatkan para kepala desa dan perangkat desa agar tidak selingkuh dan menghindari perbuatan amoral dalam setiap acara pelantikan kepala desa di daerah itu.

Kobes mengatakan, setiap kepala desa sesungguhnya telah dibekali dengan berbagai pelatihan dan bimbingan teknis pada awal masa jabatannya. Namun masalah perilaku  sering tidak terkontrol.

Demikian juga dengan masalah pengelolaan keuangan di desa terutama alokasi dana desa (ADD).

Kobes mengungkapkan, hampir sebagian besar kepala desa di TTU tidak membuat laporan pertanggungjawaban keuangan desa dan bertindak ganda sebagai kepala desa dan bendahara desa. Akibatnya, pengelolaan keuangan desa tidak  terkontrol dan rawan penyimpangan.

Seperti yang terjadi di Desa Naku, Kecamatan Biboki Feotleu.  Kepala desa Naku, Fabianus Kehi harus diberhentikan dari jabatannya oleh Bupati TTU karena diduga melakukan penyimpangan pengelolaan keuangan di desa itu.  

Kobes mengatakan, pemberhentian Kehi dari jabatannya sudah sesuai ketentuan dan final karena dalam pemeriksaan inspektorat  ditemukan berbagai penyimpangan pengelolaan keuangan desa serta penyimpangan administrasi.

 "Kades diberhentikan karena ada alasanya. Ada temuan inspektorat tentang penyimpangan pengelolaan ADD. Ada pencairan dana, tetapi tidak ada bukti fisik di lapangan.
Juga, penyimpangan syarat administrasi lainnya. Yang bersangkutan selama ini tidak tinggal di Naku. Kita tidak akan tolerir kepala desa yang amoral dan melakukan penyimpangan keuangan desa. Kepala desa yang melakukan penyimpangan pengelolaan keuangan dan amoral, kita berhentikan," tegas Kobes. (dea)
Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
75788 articles 14 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas