Dibangun 2011, Proyek Penahan Tebing Sudah Hancur
Bronjong penahan tebing di KM 8, Jurusan Kefamenanu-Kupang ambruk lagi
POS KUPANG.COM, KEFAMENANU -- Bronjong penahan tebing di KM 8, Jurusan Kefamenanu-Kupang ambruk lagi. Ambruknya Bronjong yang baru dibangun tahun 2011 dengan biaya senilai Rp 700 juta yang bersumber dari APBN itu diduga karena salah konstruksi.
Kondisi longsoran terbaru setelah dipasang bronjong bahkan lebih parah dari sebelumnya. Titik longsoran sudah sampai di badan jalan Trans Timor.
Jika tidak segera diperbaiki, longsoran di lokasi itu dikuatrikan akan memutuskan jalur Transportasidi Trans Timor khususnya dari Kupang-ke Kota Kefamenanu, Ibukota Kabupaten TTU, Belu dan Timor Leste atau sebaliknya.
Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, S.Pt dalam rapat Evaluasai dengan para pimpinan SKPD di daerah itu beberapa waktu lalu sempat menyinggung proyek tersebut. Raymundus meminta agar SKPD yang mengelola proyek-proyek penanggulangan bencana alam memperhatikan kualitas pekerjaan sehingga hasilnya tidak seperti proyek penahan tebing di KM 8 yang baru dibangun tahun 2011 tapi sudah ambruk kembali.
Longsorang yang terjadi di KM 8 mempunyai tingkat kemiringan yang cukup tajam/ vertical dengan kondisi tanah yang sangat labil. Konstruksi bronjong penahan yang dibangun juga mengikuti tingkat kemiringan yang ada. Akibatnya , tidak mampu menahan longsoran yang ada. Bahkan begitu kuatnya tekanan, bronjong yang telah dibangun juga ikut terbongkar dan jatuh ke jurang.