Polres-Kodim Jangan Jalan Sendiri-sendiri
Ketua DPRD Sumba Barat, Daniel Bili, S.H, menghimbau aparat Polres dan Kodim 1613 Sumba Barat agar bergandengan tangan memberantas pencurian.
"Selama ini terkesan dalam masyarakat, Polres Sumba Barat dan Kodim 1613 Sumba Barat berjalan sendiri-sendiri.
Untuk itu, sebagai pimpinan lembaga wakil rakyat Kabupaten Sumba Barat, saya berharap dua lembaga negara ini bersama-sama kerja keras menciptakan kedamaian dan ketenangan hidup rakyat di daerah ini," pinta Ketua DPRD Kabupaten Sumba Barat, Daniel Bili di kantor DPRD Sumba Barat, Jumat (13/4/2012).
Bili ditemui terkait, penanganan ketertiban dan keamanan di Sumba Barat yang kini relatif aman. Menurut Bili, keterlibatan TNI dalam mendukung kepolisian untuk terciptanya ketenangan hidup bagi masyrakat di daerah itu. Kecuali dalam hal penegakan hukum, sepenuhnya menjadi wewenang lembaga Kepolisian. Para pelaku tindak kriminalitas yang berhasil ditangkap dan diamankan aparat TNI harus diserahkan kepada Polres Sumba Barat untuk memroses hukum selanjutntya.
Menurut dia, kerja sama kedua lembaga keamanan tersebut harus berjalan baik untuk meningkatkan ketertiban dalam masyarakat.
Bili juga mengaku merasa heran, karena aksi pencurian dalam wilayah Kota Waikabubak yang kecil itu sulit diberantas. Padahal jumlah aparat keamanan tergolong cukup banyak dibanding tempo dulu. "Dahulu, walaupun jumlah aparat keamanan terbatas, tapi mampu mencegah maraknya kejadian pencurian dan perampokan ternak milik masyarakat. Kondisi itu berbeda dengan situasi yang dirasakan rakyat Sumba Barat saat ini. Saya berharap kerja sama seluruh elemen masyarakat daerah ini baik lembaga Kepolisian, TNI, pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan lainnya segera ditingkatkan demi membawa Sumba Barat ke arah yang lebih baik dan jauh dari stigma aksi kriminalitas," kata Bili. (pet)