Rabu, 10 Juni 2026

Cemburu, Oknum PNS Hajar Siswi SMA

Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial JP menganiaya seorang siswi SMA pada salah satu sekolah di Lewoleba, Jumat (14/4/2012).

Tayang:
Editor: Alfred Dama
zoom-inlihat foto Cemburu, Oknum PNS Hajar Siswi SMA
Pos Kupang/Feliks Janggu
Korban Lapor --- Korban didampingi keluarganya, Selasa (17/4/2012) dini hari sekitar pukul 01.00 melapor kepada Polisi di Polres Lembata
Laporan Wartawan Pos Kupang, Feliks Janggu

POS KUPANG.COM, LEWOLEBA --- Oknum  Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial JP menganiaya seorang siswi  SMA pada salah satu sekolah di Lewoleba, Jumat (14/4/2012).

PNS bersangkutan terbakar cemburu, sebab menduga suaminya, juga seorang PNS yang menempati jabatan penting salah satu dinas di Lembata pernah bersama siswi  itu.

Meski disangkal berulangkali oleh suaminya yang berinisial JN, ibu ini tetap menuduh pelajar SMA bersalah telah mengganggu rumah tangganya. Bukan hanya pukul, dia juga mengancam anak itu melapor ke polisi, memenjarakannya.

Pelajar berinisial HJ bahkan diancamnya akan dibunuh jika tetap berhubungan dengan suaminya. Dia pun dipaksa menandatangai surat pernyataan, dengan berbagai ancaman jika tidak menandatangani surat pernyataan itu.

Merasa dituduh tidak beralasan, siswi ini pun balik melapor PNS bersangkutan kepada polisi, Selasa (16/4/2012) dini hari. Sebab, SMS penghinaan kepada dirinya sebagai perempuan datang bertubi-tubi.

Disaksikan Pos Kupang, korban diambil keterangan oleh Jordi Lete, polisi yang piket malam itu.

Sebelumnya, korban ditemui Pos Kupang di rumah keluarganya, Senin (16/4/2012) menceritakan penganiayaan dan ancaman yang dialaminya. Dia dipukul menggunakan HP pada wajahnya, bahkan dia masih merasakan sakit pada matanya.

"Ini pak, mata saya masih sakit sampai sekarang. Masa dia paksa saya untuk mengaku, padahal suaminya sudah bilang tidak ada apa-apa," kata HJ lagi.

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved