Dipukul, Adik Bantai Kakak Kandung
POS-KUPANG.COM, RUTENG --- Tersulut emosi dipukul Wensesius Wadu (50), Donatus Jehamun (35) sang adik membantai Wadu, kakak kandungnya di Kampung Nontol, Desa Papang, Kecamatan Satar Mese, Selasa (29/11/2011).
POS-KUPANG.COM, RUTENG --- Tersulut emosi dipukul Wensesius Wadu (50), Donatus Jehamun (35) sang adik membantai Wadu, kakak kandungnya di Kampung Nontol, Desa Papang, Kecamatan Satar Mese, Selasa (29/11/2011).
Wadu yang menderita luka parah dirujuk ke RSUD Ruteng dan meninggal pukul 01.00 Wita, Rabu (30/11/2011).
"Dia ambil parang dan membacok kakaknya menggunakan parangnya. Korban menderita luka serius di kepala, dagu, dan punggung tangan kiri," ujar Kapolres Manggarai, AKBP Pontjo Soediantoko, S.IK, melalui Humas Polres, Ipda Simon Jeo, Kamis (1/12/2011) di Ruteng.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Satar Mese, Ipda Made Mudana, menjelaskan bahwa penyidik masih memeriksa dan mendalami keterangan saksi-saksi dari warga masyarakat dan aparat desa setempat.
Istri pelaku yang sempat menangis ketika menyaksikan kondisi kakak iparnya tergeletak dengan luka di sekujur tubuhnya belum diperiksa.
"Tersangka (pelaku) masih ditahan di Mapolsek Satar Mese. Pemeriksaan saksi-saksi lain juga masih akan dilakukan," ujar Made, dihubungi Pos Kupang dari Ruteng ke Iteng ibukota Kecamatan Satar Mase, Kamis siang (1/12/2011.
Menurut Made, pembunuhan itu terjadi di dalam rumah pelaku, ketika korban datang ke rumah adiknya. Pelaku dan korban yang berhadap-hadapan, sedangkan istri korban pergi mencari makanan babi di belakang rumahnya.
"Ketika kembali dia lihat kakak iparnya tak berdaya lagi dan menangis," ujar Made.
Kasus pembunuhan yang kembali berulang di Manggarai selama 2011, jelas Simon, bermula dari acara kenduri mendiang istri Wadu di Dalo, Desa Compang Dalo, Kecamatan Ruteng, Sabtu (26/11/2011).
Usai upacara kedukaan itu, Wadu menemui adiknya di rumah Donatus minta agar anaknya yang dipelihara Donatus dikembalikan kepadanya. Wadu berencana membawa anak itu ke Labuan Bajo. Kehendak Wadu tak direstui Donatus maupun seluruh keluarga besarnya, karena tak ada keluarga mereka di Labuan Bajo.
Tiga hari berselang, Selasa (29/11/2011), Wadu datang lagi menemui Donatus di kediamannya di Desa Papang menjemput anaknya. Donatus berkeras tak mau menyerahkan keponakannya itu kepada kakaknya dibawa ke Labuan Bajo, maka terjadilah pertengkaran di dalam ruang tamu rumah Donatus.
Permintaannya tak dipenuhi, Wadu emosi dan memukul adiknya. Tak terima perlakukan itu, Donatus mengambil parang dan membacok kakaknya mengenai kepala, tangan dan dagu.
"Luka-lukanya sangat parah dan dibawah ke RSUD Ruteng. Dirawat sehari, korban tidak tertolong dan meninggal dunia. Proses kasus ini dilakukan di Polsek Satar Mese dan pelakunya ditahan di sana," kata Simon.