Kamis, 11 Juni 2026

Jamkesmas Belum Merata

Pelayanan Dokter PTT Tidak Maksimal

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA -- Masyarakat di wilayah Kecamatan Sasitamean, Kabupaten Belu, membutuhkan pelayanan dokter PTT lebih maksimal. Pasalnya, dengan kontrak selama enam bulan pelayanan......

Tayang:

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA -- Masyarakat di wilayah Kecamatan Sasitamean, Kabupaten Belu, membutuhkan pelayanan dokter PTT lebih maksimal. Pasalnya, dengan kontrak selama enam bulan pelayanan tidak maksimal karena para dokter harus membagi waktu dengan keluarga.

Warga berharap kontrak tenaga dokter PTT bertugas di puskesmas minimal 1,5 tahun.
Hal ini diungkapkan pejabat dari Puskesmas Kaputu, Philipus Nahak, saat dialog dengan anggota DPR RI,  Fary Francis, di Kotafoun, Sabtu (26/11/2011).

Nahak mengungkapkan, sebagai petugas di Puskesmas Kaputu persoalan mendasar yang sering dikeluhkan warga adalah mengenai pelayanan dari dokter. Selama ini pelayanan dokter di puskesmas itu oleh dokter PTT yang masa tugasnya hanya enam bulan sesuai kontrak kerja. Selama enam bulan itu, katanya, pelayanan maksimal hanya berjalan dua-tiga bulan karena dokter pun harus mengunjungi keluarganya.

Untuk itu, ke depan yang namanya dokter PTT kontrak mestinya minimal 1,5 tahun sehingga masyarakat benar-benar mendapatkan pelayanan prima.
“Dengan pelayanan yang hanya dua atau tiga bulan masyarakat sangat kesulitan. Apalagi dengan topografi wilayah Sasitamean yang begitu jauh dari rumah sakit. Kami usulkan melalui anggota DPR RI, Pak Fary supaya kalau bisa sampaikan ke pemerintah pusat tenaga dokter PTT masa tugas diperpanjang sampai 1,5 tahun,” ujar Nahak.

Dia juga mengungkapkan soal kartu jamkesmas yang belum merata penyebarannya kepada warga di daerah ini. Dari total enam desa yang ada, penyebaran kartu jamkesmas baru di empat desa yang terlayani.

“Masyarakat kesulitan uang karena belum terima kartu jamkesmas. Baru-baru ini ada bayi yang meninggal karena tidak bisa dirawat ke puskesmas hanya karena tidak ada jamkesmas. Untuk itu, kami usulkan supaya pembagian kartu jamkesmas ke desa yang lain kalau bisa segera terealisasi. Selain itu, saya juga mengusulkan supaya rumah dinas yang ada di Puskesmas Kaputu diperbaiki. Karena kondisi rumah dinas saat ini sangat memrihatinkan,” tambah Nahak.

Anggota Komisi V DPR RI, Fary Francis mengatakan, kehadiran dirinya ke Sasitamean sesungguhnya untuk menyerap aspirasi masyarakat. Apa yang diungkapkan warga, sebagai wakil rakyat dari NTT akan memperhatikannya dengan mengajukan kepada komisi terkait.

“Untuk masalah dokter PTT dan jamkesmas ini saya akan sampaikan melalui komisi terkait di DPR RI. Bagaimanapun persoalan mendasar seperti ini harus mendapat respon positif. Saya tidak menjanjikan tapi ini menjadi bahan masukan untuk saya sampaikan kepada teman-teman di komisi terkait,” ujar Fary. 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved