2.000 Peserta Hadiri Temu OMK
POS-KUPANG.COM, BAJAWA -- Sekitar 2.000 peserta utusan dari 31 paroki se-Kevikepan Bajawa menghadiri kegiatan temu Orang Muda Katolik (OMK) yang berpusat di Paroki Santu Paulus Jerebu?u, Kecamatan Jerebu?u, Kabupaten Ngada,....
POS-KUPANG.COM, BAJAWA -- Sekitar 2.000 peserta utusan dari 31 paroki se-Kevikepan Bajawa menghadiri kegiatan temu Orang Muda Katolik (OMK) yang berpusat di Paroki Santu Paulus Jerebu’u, Kecamatan Jerebu’u, Kabupaten Ngada, Rabu-Jumat (26-28/10/2011).
Ketua Panitia, Agustinus Paty, dalam laporannya mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan selama tiga hari dengan berbagai kegiatan, baik kegiatan fisik maupun dalam bentuk materi.
Untuk kegiatan materi, jelas Paty, akan diberikan materi tentang pendidikan nilai, penyadaran etika berlalulintas, manajemen keuangan dan pendalaman materi ekonomi kreatif. Sementara kegiatan fisik adalah bakti sosial, festival budaya, kuis kitab suci dan olah raga bersama.
Kegiatan tersebut mengusung tema: OMK Kevikepan Bajawa Pelopor Pembaharuan, yang dijabarkan dalam tiga sub tema, yakni OMK Pelopor Penghayatan Nilai, OMK Pelopor Pelestarian Budaya dan Lingkungan Hidup, serta OMK Pelopor Ekonomi Kreatif.
Ketua Steering Committee (SC), Romo Agustinus L Tiala, Pr menambahkan, tema temu OMK dipilih seperti itu atas pertimbangan rasional dan faktual, karena berbicara mengenai perubahan tidak terlepas dari peran orang muda dan secara implisit OMK termasuk di dalamnya.
Menurut Romo Agustinus, salah satu isu sentral dalam Musyawarah Pastoral (Muspas) VI Keuskupan Agung Ende adalah membahas tentang peran OMK yang berada pada posisi sangat strategis dalam melestarikan nilai-nilai budaya. Karena orang muda sekarang cenderung lebih gampang mengadopsi budaya barat atau budaya luar dan melupakan budayanya sendiri. Untuk itu, gereja memberikan perhatian yang serius akan isu-isu tersebut dengan menyiapkan OMK yang handal di masa mendatang.
Disaksikan Pos Kupang, sekitar 2.000 OMK mengikuti acara pembukaan di pelataran Gereja Paroki Santu Paulus Jerebu’u, Selasa (25/10/2011) sekitar pukul 20.00 wita.