Rabu, 10 Juni 2026

Antimo atau Pendeta?

WAIKABUBAK, PK--Antimo atau Pendeta? Pertanyaan ini baru bisa terjawab petang ini, Senin (12/7/2010), setelah 66.834 pemilih memberikan hak suaranya pada 233 tempat pemungutan suara (TPS).

Tayang:

WAIKABUBAK, PK--Antimo atau Pendeta? Pertanyaan ini baru bisa terjawab  petang ini, Senin (12/7/2010), setelah 66.834 pemilih memberikan hak suaranya pada 233 tempat pemungutan suara (TPS).

Menurut agenda, Senin (12/72010) hari ini, para pemilih di enam kecamatan  di Kabupaten Sumba Barat memilih pemimpin mereka pasca Julianus Pote Leba.  Informasi yang dihimpun Pos Kupang di Waikabubak, Minggu (11/7/2010), menyebutkan, pasangan yang diusung PDIP, Drs. Agustinus Niga Dapawole- Ir. Thimotius Woda Sappu (Antimo) yang memimpin perolehan suara pada Pemilu Kada Sumba Barat putaran pertama, bakal mendapat dukungan luas. Alasannya, kekuatan beberapa paket yang gagal pada putaran pertama merapatkan barisan ke Antimo. Pendukung Gerindra yang pada putaran I merapat ke Golkar mengusung Pote Leba, diinstruksikan merapat ke Antimo.

Kekuatan Antimo ada di Kecamatan Kota Waikabubak, Loli dan sebagian  Lamboya. Antimo juga akan 'mencuri' sedikit dukungan dari Tanarighu  yang merupakan basis paket Pandeta.   Sementara Pandeta mendapat kekuatan tambahan dari Golkar. Pendukung Pote Leba-Datu Todu bakal merapat ke pasangan Jubilate Pieter Pandango,S.Pd- Reko Deta, S.IPem  (paket Pandeta).

Pandeta juga punya kekuatan di Kecamatan Kota Waikabubak, Kecamatan Loli, sebagian Lamboya dan Tanarighu sebagai daerah asal calon bupati Jubilate. Baik Niga maupun Jubi, memiliki kekuatan yang diwariskan bupati terdahulunya. Niga masih melekat dengan kesuksesan Dapawole yang pernah menjabat Bupati Sumba dan Jubi masih diuntungkan nama besar kakaknya, Dominggus Pandango (alm), bupati yang sangat dekat dengan rakyat.

Ketua KPUD Sumba Barat, Jefri Galla, S.H, di Waikabubak, Minggu (11/7/2010), menyatakan, secara teknis semua persiapan menyangkut pelaksanaan Pemilu Kada putaran II, hari ini sudah rampung. Semua logistik sudah didistribuskan ke semua TPS. Dan,  mulai  Sabtu (10/7/2010) dan Minggu (11/7/2010) semua TPS sudah dibangun.

Sedangkan keamanan, menjadi tugas dan tanggung jawab kepolisian Sumba Barat. Karenanya dalam menjalankan tugas pihaknya selalu membangun komunikasi,  baik dengan aparat kepolisian, koordinasi dengan Dandim 1613 Sumba Barat dan aparat terkait lainnya serta seluruh elemen masyarakat Sumba Barat.(pet/gem)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved