Dibentuk, Tim Advokator KIBBLA Ngada
BAJAWA, POS-KUPANG.COM-- Dalam sosialisasi pra advokasi KIBBLA di aula Bappeda Ngada, Rabu (24/6/2009), dibentuk tim advokator Program KIBBLA 2009-2011 yang terdiri dari 13 unsur pemerintah. Personel yang ditentukan dari masing-masing unsur berjumlah 20 orang.
Ketua DPC AIP MNH Ngada, dr. Henyo Kerong, mengatakan, personil yang akan dipilih menjadi tim advokator adalah yang memenuhi kriteria sebagai advokator. Sesuai rencana nama personel akan dibuat secepatnya dan dilegalisasi selambatnya dua minggu ke depan.
Dokter Henyo di sela-sela pertemuan kepada Pos Kupang menjelaskan, setelah legalisasi personel, maka akan diadakan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi dengan baik, keterampilan hubungan interpersonal. Pelatihan dilakukan 3 hari sekitar pertengahan Juli 2009 agar peserta dapat dengan mudah mengadvokasi sasaran yang akan dicapai dalam setiap lapisan/golongan masyarakat.
Asisten I Setda Ngada, Drs. Elias Djo, dalam sambutannya saat membuka kegiatan itu mengatakan, pemerintah sangat mendukung program KIBBLA (Kesehatan Ibu, Bayi Baru Lahir dan Anak) untuk meningkatkan pemahaman para pemangku kepentingan agar terjamin kesinambungan penanganan masalah KIBBLA di daerah.
Pantauan Pos Kupang, setelah diskusi menentukan unsur yang ada, peserta dengan antusias membahas kegiatan KIBBLA secara terperinci.
KIBBBAL masih menjadi pertanyaan masyarakat di Bajawa. Nina Djawa (31), warga Kelurahan Kisanata, Kecamatan Bajawa, ketika akan mengikuti sosialisasi pra advokasi program KIBBLA di Aula Bappeda Ngada, Rabu (24/6/2009), mengaku belum paham soal KIBBLA.
Wajar jika istilah KIBBLA masih asing dalam pendengarannya. KIBLA itu sendiri merupakan program untuk memperpanjang kualitas hidup sesama manusia. Hal ini bertolak dari besarnya angka kematian ibu dan bayi yang baru lahir dan balita di Kabupaten Ngada sehingga Bappeda Ngada, bekerja sama dengan Australian Indonesian Partnership (AIP) Maternal and Neonathal Health (MNH) beserta Dinkes Ngada dan instansi terkait yang ada mencanangkan program KIBBLA. (dd)