Undana
Undana Terima Enam Mahasiswa Asal Prancis dalam Program Joint Cultural Camp
Suasana diskusi berlangsung hangat dan penuh keakraban dengan penggunaan bahasa Inggris maupun bahasa Prancis.
Penulis: Ray Rebon | Editor: Oby Lewanmeru
Ringkasan Berita:
- Undana menerima enam mahasiswa asal Prancis dalam Program Joint Cultural Camp
- Keenam mahasiswa ini tengah menempuh studi di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya
- Mereka diterima langsung oleh Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, ST., M.Eng didampingi Wakil Rektor I, Prof. Dr. drh. Annytha I.R. Detha, M.Si di ruang rapat rektor
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Universitas Nusa Cendana (Undana) menerima enam mahasiswa asal Prancis yang tengah menempuh studi di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dalam program Joint Cultural Camp (JCC), Kamis, 7 Mei 2026.
Keenam mahasiswa asal Prancis bersama dua mahasiswa dari ITS tersebut diterima langsung oleh Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, ST., M.Eng didampingi Wakil Rektor I, Prof. Dr. drh. Annytha I.R. Detha, M.Si di ruang rapat rektor.
Dalam pertemuan itu, Rektor Prof. Jefri berdiskusi dengan para mahasiswa terkait pengalaman dan pandangan mereka selama berada di Kota Kupang, khususnya saat mengikuti kegiatan di lingkungan Undana.
Suasana diskusi berlangsung hangat dan penuh keakraban dengan penggunaan bahasa Inggris maupun bahasa Prancis.
Baca juga: Dua “Srikandi” Bisnis Undana Tembus Ekosistem Global, Rektor Dorong Mahasiswa Jadi Agen Perubahan
Usai pertemuan, Prof. Jefri mengatakan kehadiran mahasiswa internasional di Undana merupakan bagian dari kerja sama antara Undana dengan sejumlah universitas di Prancis.
"Penting bagi kami di Undana untuk menghadirkan adik-adik mahasiswa dari luar negeri, agar mereka lebih mengenal Indonesia lebih baik, secara khusus bersama-sama dengan mahasiswa kita di Undana," ujar Prof. Jefri.
Menurutnya, program seperti ini sangat penting untuk meningkatkan wawasan serta pengembangan diri mahasiswa Undana agar lebih terbuka terhadap dunia internasional.
"Kita harus membuka diri untuk dunia internasional," tambahnya.
Sementara itu, Kepala International Relations Office (IRO) Undana, Santri E. P. Djahimo menjelaskan bahwa kunjungan mahasiswa Prancis dan ITS tersebut merupakan bagian dari kegiatan Joint Cultural Camp (JCC).
"Mereka ini adalah mahasiswa internasional di ITS. Jadi di sela-sela kuliah, mereka dapat mengambil program ini untuk berkunjung ke daerah-daerah di Indonesia," jelasnya.
Ia menuturkan, kegiatan tersebut dilakukan melalui sistem seleksi yang dibuka ITS bagi universitas-universitas di Indonesia.
"ITS membuka peluang bagi universitas-universitas di Indonesia untuk apply. Kami menawarkan proposal, kemudian mereka menilai dan menerima proposal dari Undana dengan program-program yang kami tawarkan," katanya.
Program yang diajukan Undana dalam proposal tersebut di antaranya mengajak para mahasiswa internasional mengunjungi pusat-pusat budaya, museum, komunitas budaya, serta mengikuti berbagai kegiatan kebudayaan lainnya di Nusa Tenggara Timur. (rey)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Undana-terima-mahasiswa-asal-Prancis.jpg)