Selasa, 28 April 2026

Undana

Undana Perkuat Sinergi dengan Pemda Sumba Timur Lewat Program Riset Rp1 Miliar

Ketua Tim Sumba Timur, Dr Andreas Umbu Roga, mengatakan program tersebut merupakan kebijakan baru Rektor Undana, Prof Jefri

|
Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO
Ketua Tim Sumba Timur, Dr Andreas Umbu Roga bersama anggota tim Ir. Dominggus B. Osa, MP., bertemu Bupati Sumba Timur dalam program “Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat Berdampak Rp1 Miliar” 

Ringkasan Berita:
  • Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur
  • Ketua Tim Sumba Timur, Dr Andreas Umbu Roga, mengatakan program tersebut merupakan kebijakan baru Rektor Undana
  • Undana berkomitmen menghadirkan riset yang tidak hanya berhenti pada publikasi akademik, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yuan Lulan

POS-KUPANG.COM, KUPANGUniversitas Nusa Cendana (Undana) Kupang memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur melalui program “Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat Berdampak Rp1 Miliar” yang difokuskan pada sejumlah desa di wilayah tersebut.

Ketua Tim Sumba Timur, Dr Andreas Umbu Roga didampingi anggota tim Ir. Dominggus B. Osa, MP., mengatakan program tersebut merupakan kebijakan baru Rektor Undana, Prof Jefri, yang bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya masyarakat di daerah melalui kegiatan riset terapan dan pengabdian kepada masyarakat (PkM).

Menurutnya, Undana berkomitmen menghadirkan riset yang tidak hanya berhenti pada publikasi akademik, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya di daerah yang memiliki potensi besar namun masih menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

“Universitas Nusa Cendana melalui kebijakan baru rektor Prof Jefri memiliki keinginan kuat meningkatkan kapasitas sumber daya masyarakat di daerah sasaran, khususnya Kabupaten Sumba Timur. Untuk itu dialokasikan dana sekitar Rp1 miliar untuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan juga riset pilihan,” jelas Andreas.

Ia menjelaskan, program PkM berdampak ini memiliki sejumlah tujuan utama, antara lain memperkuat sinergi antara kampus dengan pemerintah daerah, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan agar program riset dan pengabdian dapat menjadi solusi konkret bagi pembangunan daerah.

Selain itu, program ini juga diharapkan mampu menstimulasi inovasi di berbagai sektor seperti ekonomi, sosial, kesehatan, pendidikan, pertanian, serta potensi unggulan lokal yang menjadi prioritas pembangunan daerah.

Baca juga: Polemik Sekda Ngada Dinilai Berpotensi Cacat Hukum, Akademisi Undana Soroti Prosedur Pengangkatan

Program tersebut juga dirancang secara berkelanjutan dengan menempatkan mahasiswa melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) secara berkala selama kurang lebih empat tahun agar dampak kegiatan pengabdian benar-benar dirasakan masyarakat di desa.

Dalam rangka persiapan pelaksanaan program tersebut, Tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Undana telah melakukan kunjungan ke Kabupaten Sumba Timur untuk melakukan audiensi dengan pemerintah daerah serta melakukan survei lapangan.

Andreas mengatakan, tim diterima langsung oleh Bupati dan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Timur. Dalam pertemuan tersebut, tim menjelaskan tujuan kunjungan yakni untuk mengidentifikasi wilayah yang akan menjadi sasaran utama program pengabdian kepada masyarakat.

“Kami mendapatkan data kualitatif dari pemerintah daerah dan Bupati juga langsung menghubungi sejumlah pihak untuk menyediakan data kuantitatif bagi tim guna memastikan kecamatan dan desa yang akan menjadi lokasi program,” ujarnya.

Setelah melakukan pembahasan bersama pemerintah daerah, termasuk dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumba Timur, akhirnya ditetapkan Kecamatan Pahunga Lodu sebagai wilayah target program.

Tim kemudian melakukan kunjungan langsung ke kecamatan tersebut dan berdiskusi dengan camat serta jajaran pemerintah setempat.

Berdasarkan hasil diskusi dan data faktual dari desa-desa setempat, disepakati sebanyak enam desa akan menjadi lokasi pelaksanaan program PkM oleh pimpinan dan profesor terseleksi dari Universitas Nusa Cendana.

“Kami juga mengunjungi masing-masing desa untuk melihat kondisi eksisting wilayah. Semua kepala desa menyatakan siap menerima program prioritas PkM dari Undana yang direncanakan mulai dilaksanakan pada April 2026,” kata Andreas.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved