Breaking News
Jumat, 15 Mei 2026

Bali United

Kapten Bali United Ricky Fajrin Ingatkan Pemain Muda Menghindari Dehidrasi

Walaupun menyisakan dua laga lagi tetapi Bali United masih aman zona degradasi dan masih berlaga di Liga 1 musim depan.

Tayang:
Penulis: Edi Hayong | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/kolase-baliutd
RICKY FAJRIN- Kapten Bali United FC, Ricky Fajrin Saputera menasehati pemain muda untuk jaga profesionalisme dan hindari dehidrasi 

Ringkasan Berita:
  • Bali United sementara ini masih bercokol di posisi 8 klasemen sementara Super League 2025/26 dengan mengantongi 45 poin
  • Walaupun menyisakan dua laga lagi tetapi Bali United masih aman zona degradasi dan masih berlaga di Liga 1 musim depan
  • Kapten Ricky Fajrin mengingatkan para pemain muda yang tengah memasuki dunia profesional di lapangan hijau untuk tidak terlena 

POS-KUPANG.COM- Bali United sementara ini masih bercokol di posisi 8 klasemen sementara Super League 2025/26 dengan mengantongi 45 poin atau terpaut tiga tingkat sesuai target masuk lima besar di akhir musim.

Walaupun menyisakan dua laga lagi tetapi Bali United masih aman zona degradasi dan masih berlaga di Liga 1 musim depan.

Ditengah perjuangan para pemain Bali United, sang kapten Ricky Fajrin mengingatkan para pemain muda yang tengah memasuki dunia profesional di lapangan hijau untuk tidak terlena pada status yang dipegang saat ini.

Sebagai pemain muda, harus selalu mengedepankan profesionalitas dalam bekerja di lapangan dan jangan terpengaruh pada situasi yang membahayakan dalam perjalanan kariernya.

Baca juga: Bali United Lebih Banyak Berkutat di Papan Tengah Klasemen Super League

Hal positif ini yang diterapkan Ricky Fajrin sejak bermain bersama Timnas Indonesia U19 tahun 2013 lalu hingga saat ini masih eksis di sektor kiri pertahanan bersama Bali United.

“Jangan berpikir bahwa hebat ketika sudah berada di dunia sepak bola profesional melainkan harus terus berusaha keras dalam latihan dan menjaga istirahat. Latihan dan istirahat itu sangat penting, selain menjaga pola makan agar tetap bisa konsisten di lapangan,” ungkap Ricky Fajrin seperti dilansir dari laman Baliutd.

Selain menjaga latihan, istirahat dan pola makan, salah satu hal yang harus diperhatikan juga adalah menghindari dehidrasi sebagai seorang pemain.

“Makanan itu juga penting dari protein, karbo, serat dan juga air mineral itu wajib menjaga kondisi tubuh pemain,” terang Ricky Fajrin.

Baca juga: Kalah Tipis dari Borneo FC Pelatih Bali United Johnny Jansen Tetap Bangga pada Timnya

Dengan jadwal padatnya latihan dan terik panasnya matahari di ruang terbuka lapangan sangat mempengaruhi hidrasi setiap pemain.

Untuk itu, kebutuhan mineral menjadi hal yang utama agar tubuh tetap terjaga dan terhindar dari dehidrasi saat latihan maupun pertandingan.

Salah satu mineral yang menemani perjuangan Bali United dalam satu dekade sejauh ini adalah air mineral Club.

Kejayaan Bali United era pelatih Stefano Cugurra alias Teco yang pernah mengangkat dua kali trofi di kompetisi Liga 1 Indonesia tidak terulang lagi di musim saat ini.

Bali United justru lebih banyak berkutat di papan tengah dan belum mampu menjaga konsistensi permainan sepanjang musim. 

Situasi itu menunjukkan kerasnya kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia kali ini apalagi regulasi baru membuka ruang pemain asing bisa mencapai tujuh orang dalam satu tim saat turun lapangan.

Baca juga: Bali United Dibuat Tak Berkutik oleh Borneo FC Target Lima Besar Makin Sulit

Klub diperbolehkan mendaftarkan maksimal 11 pemain asing tetapi aturan di lapangan membatasi jumlah pemain asing yang merumput, dengan 8 pemain diperbolehkan main dalam pertandingan reguler.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved