Bali United
Performa Bali United Kian Menurun Posisi Coach Johnny Jansen Terancam
Enam pertandingan telah berlalu tanpa kemenangan bagi Serdadu Tridatu, dengan tiga hasil imbang dan tiga kekalahan.
Penulis: Edi Hayong | Editor: Edi Hayong
Ringkasan Berita:
- Awal kehadiran pelatih asal Belanda, Johnny Jansen menggantikan Stefano Cugurra alias Teco mendapat sanjungan positif
- Sosok Johnny Jansen diharapkan lebih berprestasi melebihi Teco yang mampu menghantar Bali United meraih juara dua kali
- Namun apa yang menjadi harapan warga Bali terhadap Johnny Jansen kini mulai memudar karena merosotnya hasil yang diraih tim
POS-KUPANG.COM- Awal kehadiran pelatih asal Belanda, Johnny Jansen menggantikan Stefano Cugurra alias Teco mendapat sanjungan positif.
Sosok Johnny Jansen diharapkan lebih berprestasi melebihi Teco yang mampu menghantar Bali United meraih juara dua kali kompetisi Liga 1 Indonesia.
Namun apa yang menjadi harapan warga Bali terhadap Johnny Jansen kini mulai memudar karena merosotnya hasil yang diraih tim dalam beberapa pekan terakhir.
Bahkan lebih tragis laga kandang di Stadion Kapten I Wayan Dipta yang diharapkan Bali United berhasil meraih poin penuh justru jauh dari harapan.
Enam pertandingan telah berlalu tanpa kemenangan bagi Serdadu Tridatu, dengan tiga hasil imbang dan tiga kekalahan.
Stadion Kapten I Wayan Dipta, yang dulunya dikenal sebagai tempat yang angker bagi lawan, kini justru menjadi saksi tren buruk Bali United.
Baca juga: Sosok Putu Panji Apriawan, Pemain Muda Bali United yang Jadi Langganan di Timnas
Kondisi ini memicu tuntutan dari suporter agar pelatih Johnny Jansen mengundurkan diri.
Dari enam laga terakhir, Bali United bermain imbang 3-3 melawan Semen Padang dan kalah 2-3 dari Persik Kediri. Kekalahan memalukan 1-3 juga diderita saat menjamu Persebaya Surabaya di kandang sendiri.
Rentetan hasil negatif berlanjut dengan kekalahan dari Persija Jakarta di Stadion Dipta. Saat bertandang ke markas PSIM Yogyakarta, Bali United kembali meraih hasil imbang 3-3.
Terakhir, mereka bermain imbang 0-0 dengan Persijap Jepara yang berada di papan bawah.
Tekanan kini berada di pundak pelatih Johnny Jansen. Di media sosial, para suporter Bali United secara terbuka menyerukan agar pelatih asal Belanda tersebut meninggalkan posisinya.
Statusnya sebagai pelatih asing tak lantas membuat Johnny Jansen mampu membawa Bali United bersaing di papan atas. Menanggapi desakan tersebut, Jansen memberikan tanggapannya.
Baca juga: Bali United Dapat Sanksi Komdis PSSI Laga Kandang Lawan Persijap Tanpa Penonton
"Saya rasa pertanyaan itu (tuntutan mundur) itu bisa tanyakan langsung ke manajemen. Saat ini hubungan saya dengan manajemen masih terjalin dengan baik," kata Johnny Jansen, Senin (2/3/2026).
Saat ini, Johnny Jansen fokus pada evaluasi tim dan bekerja keras untuk menghadapi sisa kompetisi Super League 2025/2026 yang masih panjang.
Bali United selama kompetisi BRI Super League 2025/26 memasuki pekan ke 24 baru meraih 7 kemenangan, 7 kekalahan serta 9 hasil imbang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Pelatih-baru-Bali-United-Johnny-Jansen-didampingi-dua-asisten.jpg)