Sabtu, 25 April 2026

Bali United

Pelatih Bali United Johnny Jansen Minta Suporter Tidak Hakimi Kadek Arel

Laga pekan ke-22 BRI Super League 2025/26 yang berlangsung di Stadion Sultan Agung Bantul itu berakhir dengan skor imbang 3-3

Penulis: Edi Hayong | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/kolase-baliutd
KETERANGAN PELATIH- Pelatih Bali United, Johnny Jansen saat memberikan keterangan jelang laga tandang pekan ke 22 Super League 2025/26 melawan PSIM Yogyakarta pada Senin (23/2/2026) pukul 21.30 WITA di Stadion Sultan Agung, Bantul 

Ringkasan Berita:
  • Hasil minus yang diraih Bali United pada putaran kedua BRI Super League membuat suporter kecewa
  • Hasil positif di putaran pertama dengan nirbobol tidak terulang kembali di putaran kedua
  • Bahkan bek Bali United Kadek Arel menjadi sorotan di dunia maya lantaran membuat kesalahan fatal

POS-KUPANG.COM- Hasil minus yang diraih Bali United pada putaran kedua BRI Super League 2025/26 membuat suporternya kecewa.

Pasalnya, hasil positif di putaran pertama dengan nirbobol tidak terulang kembali di putaran kedua. Terbukti enam laga belakangan ini Bali United belum meraih kemenangan.

Bahkan bek andalan Bali United, Kadek Arel Priyatna menjadi sorotan di dunia maya lantaran membuat kesalahan fatal saat kontra PSIM Yogyakarta hari Senin (23/2/2026) lalu.

Laga pekan ke-22 BRI Super League 2025/26 yang berlangsung di Stadion Sultan Agung Bantul itu berakhir dengan skor imbang 3-3 bagi kedua tim.

Yang mengejutkan, tim tamu Bali United sudah lebih dulu unggul 3 gol atas tuan rumah hingga menit 65 sebelum akhirnya gol balasan dari tuan rumah berhasil menutup pertandingan dengan skor berimbang sama kuat.

Baca juga: Pelatih Bali United Johnny Jansen Buka Suara Hasil Imbang Lawan Persijap Jepara

Tiga gol yang berhasil diciptakan Serdadu Tridatu tercipta melalui Thijmen Goppel, Tim Receveur dan Irfan Jaya.

Sementara gol tuan rumah terjadi melalui sepakan keras Sheva Maresca dari luar kotak penalti, dan dua gol di penghujung laga pasca Bali United harus bermain dengan 10 pemain.

Joao Ferrari harus mendapatkan kartu merah menit 72 usai mencoba menghalau bola yang coba diumpan oleh Kadek Arel di lini pertahanan Serdadu Tridatu.

Situasi tersebut menjadi bahan perbincangan para suporter yang kecewa dengan performa kapten dari Timnas Indonesia U23 tersebut.

Pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen pun memberikan komentarnya usai pertandingan terhadap pemain 21 tahun tersebut.

Baca juga: Persijap Catat Sejarah Penting di Kandang Bali United Keluar dari Zona Degradasi

"Jika kamu melakukan kesalahan, pasti akan ada kritik. Dia (Arel) pemain muda yang memiliki kualitas yang bagus".

"Jika diberikan kesempatan bermain pasti ingin memenangkan laga". 

"Tapi harapan saya dengan kesalahan yang terjadi, Arel bisa belajar dari kesalahan tersebut karena dia adalah aset potensial yang dimiliki oleh Indonesia," jelas Coach Johnny.

Menurut pelatih asal Belanda tersebut, terkadang orang akan menilai ketika seseorang melakukan sebuah kesalahan namun tidak pernah menilai ketika seseorang berhasil memberikan sesuatu.

Di luar dari sebuah kesalahan yang dilakukan oleh Kadek Arel, jebolan Bali United Youth itu juga banyak memberikan kontribusi positif bersama Bali United dan juga Timnas Indonesia kelompok usia muda.

Baca juga: Bali United Baru Meraih 7 Kemenangan 7 Kekalahan Serta 9 hasil Imbang di BRI Super League

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved