Selasa, 28 April 2026

PON XXII 2028

Taekwondo NTT Matangkan Persiapan Menuju PON 2028, Target Dua Medali Emas

“Kami dari Taekwondo sendiri mempersiapkan atlet dengan sangat baik. Baik atlet kyorugi fighting maupun atlet poomsae atau jurus,” ujar Fransisco.

Editor: Sipri Seko
POS-KUPANG.COM/HO
FRANSISCO - Ketua Pengprov TI NTT, Fransisco Bessi siap menyukseskan PON XXII 2028 di NTT dan NTB. 

Ringkasan Berita:- Taekwondo NTT targetkan dua medali emas di PON XXII 2028
- Selain persiapan atlet, juga persiapkan kalender event
- Beri apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTT

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eugenius Suba Boro

POS-KUPANG.COM, KUPANG — Pengurus Provinsi (Pengprov) Indonesia Taekwondo (IT) Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mematangkan persiapan atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan digelar di NTT dan NTB. Berbagai program pembinaan hingga agenda kejuaraan telah disiapkan guna meningkatkan kualitas dan daya saing atlet.

Ketua Umum Pengprov IT NTT, Fransisco Bernando Bessi, saat diwawancarai Reporter POS-KUPANG.COM, Kamis (12/2/2026), ia menegaskan bahwa pihaknya saat ini fokus melakukan pembinaan menyeluruh, baik bagi atlet kyorugi (fighting) maupun poomsae (jurus).

“Kami dari Taekwondo sendiri mempersiapkan atlet dengan sangat baik. Baik atlet kyorugi fighting maupun atlet poomsae atau jurus,” ujar Fransisco.

Menurutnya, pembinaan dilakukan secara terstruktur dengan melibatkan pelatih berpengalaman serta penguatan fisik, teknik, dan mental bertanding. Hal ini dinilai penting agar atlet NTT mampu bersaing di level nasional bahkan internasional.

Tak hanya fokus pada latihan, Pengprov IT NTT juga telah menyusun kalender event sepanjang tahun 2026. Berbagai kejuaraan daerah hingga nasional akan digelar sebagai ajang uji coba sekaligus pemetaan kemampuan atlet.

“Di tahun 2026 ini kami akan membuat banyak event, baik kejuaraan daerah maupun kejuaraan nasional. Yang paling dekat itu adalah kejuaraan di bulan Maret 2026,” jelasnya.

Selain itu, akan digelar pula Gubernur NTT Cup yang direncanakan menjadi event nasional di Kota Kupang. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari arahan Gubernur NTT yang juga menjabat sebagai Ketua KONI Provinsi NTT.

“Sesuai dengan arahan dan petunjuk dari Bapak Gubernur, dan juga selaku Ketua KONI, harus membuat event nasional di Nusa Tenggara Timur, khususnya di Kota Kupang,” tambah Fransisco yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Hukum KONI Provinsi NTT.

Ia menilai, penyelenggaraan event nasional di NTT sangat penting untuk mengasah mental tanding atlet sekaligus memperkenalkan kesiapan daerah sebagai tuan rumah PON 2028.

Terkait dukungan anggaran, Fransisco berharap adanya kolaborasi yang kuat antara pengurus cabang olahraga dan pemerintah daerah. Menurutnya, sinergi menjadi kunci dalam mencetak atlet berprestasi.

“Kami juga berharap ada kolaborasi yang baik antara kami dari pengurus cabang dengan pemerintah, karena dengan sinergi yang baik inilah, kita akan menghasilkan atlet yang terbaik, khususnya dalam proses menuju PON 2028 di NTT dan NTB,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTT, khususnya kepada Gubernur NTT, atas perhatian besar terhadap dunia olahraga.

“Kami mengucapkan terima kasih yang luar biasa kepada Pemerintah Provinsi NTT, khususnya kepada Bapak Gubernur NTT yang memberikan perhatian begitu besar terhadap dunia olahraga. Setelah beliau dilantik jadi Ketua KONI, langsung mengadakan rapat perdana dan rapat susulan untuk pemantapan dengan target masuk 10 besar, sesuai dengan komitmen beliau untuk memajukan olahraga di Nusa Tenggara Timur,” ungkapnya.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved