Minggu, 3 Mei 2026

Kabar Artis

Chelsea Olivia Alami Pendarahan 2 Bulan hingga Perut Membengkak Dikira Hamil,  Ini  Kronologinya

Chelsea Olivia mengalami perdarahan selama dua bulan hinggaperftunya membekangkak dan dikira hamil

Tayang:
Penulis: Alfred Dama | Editor: Alfred Dama
Grid.ID/Instagram @chelseaoliviaa
Chelsea Olivia Alami Pendarahan 2 Bulan hingga Perut Membengkak Dikira Hamil,  Ini  Kronologinya 

Ringkasan Berita:
  • Semuanya bermula pada bulan Januari lalu, 
  • Ssepulangnya ia dari liburan di Jepang. 
  • Chelsea mengaku merasakan nyeri menstruasi dan kram yang jauh lebih hebat dari biasanya.
  •  Awalnya ia mengira hal itu wajar karena kelelahan pasca liburan. 
  • Namun, mimpi buruk itu pun dimulai

 

POS KUPANG.COM -- Chelsea Olivia mengalami perdarahan selama dua bulan hinggaperftunya membekangkak dan dikira hamil.

Sang artis pun merasakan penderitaan selama dua bulan hingga harus menjalani opertasi di Malaysia.

Dia, Kabar kurang menyenangkan datang dari artis Chelsea Olivia. Istri Glenn Alinskie ini baru saja membagikan perjuangan beratnya melawan gangguan kesehatan pada organ reproduksinya.

Tak main-main, ibu dua anak ini harus mengalami pendarahan selama dua bulan penuh hingga akhirnya terbang ke Malaysia untuk menjalani tindakan operasi. Kisah pilu ini dibagikan langsung oleh Chelsea melalui unggahan Instagram Story-nya.

Semuanya bermula pada bulan Januari lalu, sepulangnya ia dari liburan di Jepang. Chelsea mengaku merasakan nyeri menstruasi dan kram yang jauh lebih hebat dari biasanya. Awalnya ia mengira hal itu wajar karena kelelahan pasca liburan. Namun, mimpi buruk itu pun dimulai.

Baca juga: Chelsea Olivia Jalani 4 Operasi di Malaysia,Berawal dari Haid 2Bulan hingga Perut Membesar bak Hamil

"Tapi ternyata (darah) tidak berhenti. Sudah 10 hari, lalu 2 minggu, hingga memasuki 2 bulan, aku masih terus berdarah," tulis Chelsea Olivia dalam unggahannya yang Grid.ID kutip, Sabtu (28/2/2026).

Khawatir dengan kondisinya, Chelsea langsung berkonsultasi ke dokter spesialis kandungan (Obgyn). Dari hasil pemeriksaan awal, rahimnya dinyatakan sehat dan sel telur banyak. Ia pun hanya diberi obat penyeimbang hormon.

Sayangnya, setelah 10 hari meminum obat, pendarahan tak kunjung berhenti dan badannya justru semakin lemas.

Tak menyerah, ia mencoba periksa ke dokter penyakit dalam (Internis) hingga melakukan tes darah lengkap. Ia bahkan kembali ke dokter Obgyn untuk melepas IUD, namun lagi-lagi dokter menyatakan tidak ada miom atau kista di rahimnya.

"Pertanyaan adalah kenapa? Sudah ada 4 macam obat dan 3 dokter tapi tidak juga berhenti. Aktivitas jadi sulit, karena kondisi tidak bisa dipastikan kadang baik kadang tidak," keluhnya.

Selama dua bulan berdarah, fisik Chelsea mengalami perubahan drastis. Wajah dan matanya kerap bengkak saat bangun tidur, disertai rasa mual dan pusing yang hebat.

Bahkan, perutnya membesar hingga terlihat seperti wanita hamil karena kenaikan berat badan hampir 5 kilogram dalam waktu singkat.

"Cuma mau bilang, aku ingin memeluk semua perempuan yang pernah ada di fase-fase sepertiku. Tidak mudah, lelah dan frustasi," curhat Chelsea.

Mencari second opinion (opini kedua), Chelsea Olivia akhirnya terbang ke Penang, Malaysia, tepatnya ke Island Hospital. Di sana, ia ditangani oleh dokter Obgyn keempatnya, Dr. Low Kah Pin.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved