Sikka Terkini
SDI Natarita Rusak, Dimanakah Pemkab Sikka
Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, berdampak terhadap aktifitas KBM SDI Natarita,
Ringkasan Berita:
- Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, NTT berdampak terhadap aktifitas belajar mengajar siswa di SDI Natarita, Desa Darat Gunung, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka.
- Para siswa harus belajar di tengah hujan Abu Erupsi Gunung Lewotobi karena atap gedung sekolah bocor akibat terdampak abu vulkanik Gunung Lewotobi laki-laki.
- Setiap pagi, para siswa bersama para guru harus membersihkan seluruh ruang kelas karena tertup abu yang terbawa angin.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto
POS-KUPANG.COM,MAUMERE - Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, NTT berdampak terhadap aktifitas belajar mengajar siswa di SDI Natarita, Desa Darat Gunung, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka.
Para siswa harus belajar di tengah hujan Abu Erupsi Gunung Lewotobi karena atap gedung sekolah bocor akibat terdampak abu vulkanik Gunung Lewotobi laki-laki.
Setiap pagi, para siswa bersama para guru harus membersihkan seluruh ruang kelas karena tertup abu yang terbawa angin saat terjadi erupsi gunung Lewotobi Laki-laki.
Elias Edy Suryanto, Guru SDI Natarita mengatakan, kondisi sekolah sangat memprihatinkan, karena seng pada atap di sekolah tersebut sudah rusak dan bocor sehingga aktivitas belajar mengajar siswa sangat terganggu karena abu vulkanik erupsi gunung Lewotobi Laki-laki langsung masuk ke ruang kelas.
Dikatakannya, para siswa terpaksa mengikuti kegiatan belajar mengajar di ruang kelas yang atapnya bocor karena tidak ada alternatif lain.
"Sangat terganggu, KBM sangat terganggu, kami juga kewalahan karena atap, abu vulkanik langsung masuk di kelas, sehingga itu kami mengalami kesulitan sekali, sehingga terpaksa harus menghentikan KBM, " ujarnya, Senin 15 Juni 2026.
Apabila terjadi letusan Gunung Lewotobi Laki-laki, Abu vulkanik langsung masuk ke ruang kelas melalui atap seng yang bocor sehingga aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) dihentikan sementara waktu, begitupun di saat terjadi hujan.
Kini beberapa ruang kelas tidak bisa digunakan, pihak sekolah kemudian membeli terpal untuk menutupi atap seng yang bocor untuk sementara waktu. Namun terpal yang digunakan untuk menutupi atap itu tidak bertahan lama dan sudah bocor kembali.
Kondisi tersebut sudah dirasakan para siswa dan Guru di SDI Natarita sudah berlangsung kurang lebih satu tahun.
Ia dan para siswa hanya bisa berharap perhatian pemerintah untuk memperhatikan kondisi sekolah agar siswa bisa belajar dengan aman dan nyaman. (awk)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS
| Konser Amal Kolaborasi Pembangunan Aula Kapela Wailiti, Misi Merasul Pelajar Smater Maumere |
|
|---|
| Bupati Sikka Bantah Melarikan Diri dari Pedagang Pasar Alok yang Demo di Kantor DPRD |
|
|---|
| Siswa Ikut OSN ANBK di Halaman Rumah, Tak Ada Internet di SMP Negeri 49 Renggarasi Sikka |
|
|---|
| Literasi Fondasi Utama Bangun SDM Pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan di Sikka |
|
|---|
| Peringatan Hari Lahir Pancasila, Ketua DPRD Sikka Minta Pemerintah Siapkan Anggaran untuk Pendidikan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/SDI-NATARITA-DI-SIKKA.jpg)