Rote Ndao Terkini
Gempur Perbatasan Selatan, PLN Siap Bangun PLTS di Pulau Terluar Rote Ndao
Gempur wILAYAH Perbatasan Selatan Indonesia, PT PLN siap bangun PLTS di pulau terluar Rote Ndao yakni di Pulau Nuse dan Pulau Landu.
Penulis: Mario Giovani Teti | Editor: Adiana Ahmad
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti
POS-KUPANG.COM, BA'A - PT PLN (Persero) resmi memulai langkah nyata untuk menyudahi isolasi energi di Wilayah Perbatasan Selatan Indonesia.
Melalui PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT), proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya ( PLTS ) akan dibangun di Pulau Nuse dan Pulau Landu, Kabupaten Rote Ndao.
Kepastian ini diperoleh setelah tim lapangan sukses merampungkan verifikasi kelayakan lahan dan pemetaan potensi pelanggan di titik-titik krusial, termasuk wilayah terpencil Desa Nuse, Dusun Nusamanuk dan Dusun Lohaen.
General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, mengemukakan bahwa langkah ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan misi krusial untuk menuntaskan ketimpangan sosial di wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T).
Baca juga: PLN Pastikan Infrastruktur Kelistrikan GI Maulafa Siap Kawal Sektor Bisnis dan Industri
"Hadirnya listrik di wilayah 3T bukan sekadar membangun infrastruktur, melainkan menghadirkan keadilan sosial bagi masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses energi," ungkap Eko di Kupang, Minggu (14/6/2026).
Terpisah, Manager PLN ULP Rote Ndao, Yohanes Fernandes Lay mengaku, tantangan geografis yang ekstrem diakui sempat membayangi persiapan proyek ini.
Ia membeberkan bahwa timnya harus bertaruh waktu menembus perjalanan laut lebih dari 1,5 jam menggunakan perahu motor kecil demi menjangkau lokasi survei.
Kendati demikian, kerja keras tersebut membuahkan hasil positif. Dari hasil verifikasi di lapangan, seluruh lahan yang ditargetkan untuk infrastruktur PLTS kini dinyatakan dalam kondisi siap pakai.
Senada dengan hal itu, Manager PLN UP3 Kupang, Nikolas Denias Adrian menggarisbawahi bahwa kondisi alam tidak akan menjadi pembenaran untuk menunda hak masyarakat di pulau terluar mendapatkan listrik.
Baca juga: PLN Kolaborasi dengan BBKSDA Tanam 57.750 Bibit Mangrove di Tiga Lokasi Pesisir NTT
Ia memastikan kehadiran PLTS ini diproyeksikan menjadi pemantik (booster) ekonomi baru bagi warga setempat yang mayoritas mengandalkan sektor kelautan.
Adapun selain mengamankan pasokan energi bersih, listrik andal dari PLTS ini ditargetkan untuk mendongkrak tiga sektor utama secara instan.
Sektor ekonomi, meningkatkan produktivitas usaha masyarakat, khususnya hilirisasi hasil laut dan perikanan.
Sektor Pendidikan dan Kesehatan, menjamin operasional sekolah dan fasilitas kesehatan tanpa kendala mati lampu.
Pemerataan wilayah, memperkuat posisi dan kedaulatan pembangunan di perbatasan selatan Indonesia.
Baca juga: Garda Terdepan Penjaga Pasokan Listrik Flores: Petugas Ground Patrol PLN Ikuti Penyegaran Kompetensi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Tim-PLN-ULP-Rote-Ndao-lakukan-survei-lahan-untuk-pembangunan-infrastruktur-PLTS.jpg)