Kamis, 4 Juni 2026

Kebakaran di Ngada

Ruang Kelas dan Perpustakaan MIS Al-Quraba Bajawa Ludes Terbakar, Sekolah Terpaksa Diliburkan

Bangunan yang terbakar merupakan ruang kelas dan perpustakaan yang terbuat dari material kayu dan digunakan sebagai sarana utama

Tayang:
Editor: Sipri Seko
POS-KUPANG.COM/POS-KUPANG.COM/CHARLES ABAR
KEBAKARAN - Kebakaran lahap dua unit rumah, perpustakaan dan ruang kelas sekolah hingga kantor Golkar Ngada di Kelurahan Kisanata, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, Kamis 4 Juni 2026 sekitar pukul 03:05 Wita. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Charles Abar

POS-KUPANG.COM, BAJAWA – Kebakaran yang terjadi di Kelurahan Kisanata, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, tidak hanya menghanguskan dua unit rumah warga. Satu ruang kelas dan perpustakaan milik MIS Al-Quraba Bajawa juga ludes dilalap si jago merah.

Akibat peristiwa tersebut, aktivitas belajar mengajar di sekolah terpaksa dihentikan sementara. Siswa yang sedianya mengikuti ujian pada hari ini harus menunda pelaksanaannya hingga pihak sekolah mendapatkan lokasi alternatif.

Langkah ini diambil untuk menghindari dampak trauma psikologis yang mungkin dialami para siswa pascakebakaran.

Kepala MIS Al-Quraba Bajawa, Muchammad Wahyu Apdina, menjelaskan bahwa bangunan yang terbakar merupakan ruang kelas dan perpustakaan yang terbuat dari material kayu dan digunakan sebagai sarana utama kegiatan belajar mengajar.

"Yang terbakar satu ruang kelas dan perpustakaan yang menyimpan buku-buku serta berbagai dokumen penting sekolah. Selain itu, mushola sekolah juga turut terbakar," ujarnya.

Menurut Wahyu, kebakaran tersebut menyebabkan sejumlah fasilitas pendidikan dan dokumen sekolah mengalami kerusakan berat sehingga membutuhkan penanganan segera.

Sebelumnya diberitakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 03.05 Wita. Api diduga pertama kali muncul dari area dapur salah satu rumah warga sebelum merembet ke bangunan lain di sekitarnya.

Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Ngada tiba di lokasi sekitar 30 menit setelah kejadian dan langsung melakukan penyemprotan dari sisi kanan dan kiri bangunan untuk mencegah api meluas ke permukiman warga lainnya.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Aparat kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap sumber api.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Ngada juga telah turun ke lokasi untuk berkoordinasi dengan pihak sekolah terkait kelanjutan proses belajar mengajar serta mendata kerugian yang dialami para korban kebakaran. (cha)

 

 

 

 
 Baca berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE.NEWS
 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved