Sabtu, 30 Mei 2026

TTU Terkini

Satgas MBG TTU Bungkam Soal Hasil Laboratorium Sampel Makanan SPPG Susulaku

Kamillus juga meminta POS-KUPANG.COM untuk mengonfirmasi ihwal hasil laboratorium kepada pengelola SPPG dan Plh Kepala Dinas Kesehatan.

Tayang:
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM
KEAMANAN PANGAN - Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan menjaga ketat keamanan pangan (food safety) pada pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) hingga ke tingkat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon 

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Tim Satuan Tugas (Satgas) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) bungkam soal hasil pemeriksaan laboratorium sampel makanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Susulaku.

Hasil laboratorium tersebut sudah diserahkan kepada Satgas MBG dan Dinas Kesehatan Kabupaten TTU.

POS-KUPANG.COM sudah beberapa kali mengonfirmasi ihwal hasil laboratorium sampel makanan SPPG Susulaku kepada Ketua Satgas MBG dan Plh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU namun, para pihak enggan memberikan jawaban mengenai hasil laboratorium itu.

Bahkan saat kembali dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Jumat, 29 Mei 2026 Plh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, Pauyulia Alfira Bani mengatakan, hasil laboratorium bersifat rahasia dan tidak bisa dipublikasikan. 

"Dan informasi terkait Ketentuan karena sudah ada Ketua Satgas yang menyampaikan dan SPPG yang bersangkutan juga sudah diberikan sanksi ya," ujarnya melalui pesan WhatsApp yang diterima POS-KUPANG.COM.

Baca juga: Orang Tua Minta Transparansi Hasil Laboratorium Pasca Keracunan MBG SPPG Inerie Ngada 

Pauyulia bahkan meminta POS-KUPANG.COM untuk mengonfirmasi langsung kepada Ketua Satgas MBG yang disebut memiliki kewenangan untuk menjelaskan hal ini.

Sementara itu, Ketua Satgas MBG TTU yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati TTU, Kamillus Elu mengatakan, operasional SPPG Susulaku untuk sementara dihentikan oleh BGN. 

Mirisnya, orang nomor dua Kabupaten TTU ini meminta wartawan untuk mencari berita yang lain.

Kamillus juga meminta POS-KUPANG.COM untuk mengonfirmasi ihwal hasil laboratorium kepada pengelola SPPG dan Plh Kepala Dinas Kesehatan.

Ia mengaku tidak mengerti soal hasil laboratorium sampel makanan SPPG Susulaku itu. Pasalnya, hasil laboratorium itu dijelaskan dalam bahasa latin.

"Sayurnya sudah basi dan daging ayam belum matang dalamnya masih merah. BGN sudah berikan sanksi berupa menghentikan sementara kegiatan pelayanan. Sekarang mereka lagu proses untuk aktif kembali," ujarnya melalui pesan WhatsApp kepada POS-KUPANG.COM. (bbr)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved