Rote Ndao Terkini
Seluruh Pelaku Usaha Akan Didata, BPS Mulai Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Rote Ndao
Badan Pusat Statistik (BPS) akan melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Kabupaten Rote Ndao mulai Mei hingga Agustus 2026.
Penulis: Mario Giovani Teti | Editor: Apolonia Matilde
Ringkasan Berita:
- Badan Pusat Statistik akan melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 di Rote Ndao pada Mei–Agustus 2026.
- Pendataan mencakup seluruh pelaku usaha, mulai dari UMKM hingga usaha besar di sektor perdagangan, jasa, dan industri.
- Hasil sensus akan digunakan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih akurat, inklusif, dan berkelanjutan.
- BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Rote Ndao tahun 2025 mencapai 7,96 persen, naik dibanding 2024 yang sebesar 3,21 persen.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti
POS-KUPANG.COM, BA'A - Badan Pusat Statistik (BPS) akan melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Kabupaten Rote Ndao mulai Mei hingga Agustus 2026.
Pendataan dilakukan serentak di seluruh Indonesia dengan mengusung tema "Mencatat Ekonomi Indonesia" guna memperkuat dasar perencanaan pembangunan nasional.
Kepala BPS Kabupaten Rote Ndao Yustinus Siga melalui Ketua Pelaksana Sensus Ekonomi BPS Rote Ndao, Cetrin, mengatakan sensus ekonomi menjadi langkah strategis untuk memperoleh data akurat mengenai perkembangan usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat di daerah.
"Data ekonomi sangat penting untuk mendukung kebijakan pembangunan yang tepat sasaran," kata Cetrin.
Ia menjelaskan, SE2026 akan mendata seluruh pelaku usaha secara menyeluruh, mulai dari sektor perdagangan, jasa hingga industri kecil dan menengah.
Pendataan juga mencakup usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) maupun usaha berskala besar.
Dikatakannya, hasil sensus akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam memetakan potensi ekonomi daerah secara lebih akurat.
Data tersebut diharapkan mampu mendukung pengembangan ekonomi digital, ekonomi hijau serta penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Rote Ndao.
Disebutkannya, BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Kabupaten Rote Ndao pada 2025 mencapai 7,96 persen secara tahunan.
Angka itu meningkat signifikan dibandingkan pertumbuhan tahun 2024 yang berada di level 3,21 persen.
Sektor jasa disebut menjadi salah satu penopang utama ekonomi daerah dengan pertumbuhan sekitar 7 persen.
Selain itu, sektor sekunder juga mengalami peningkatan signifikan pada triwulan IV tahun 2025.
Cetrin menerangkan keberhasilan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sangat bergantung pada partisipasi masyarakat dalam memberikan data yang benar dan lengkap kepada petugas sensus.
"Partisipasi masyarakat sangat menentukan keberhasilan Sensus Ekonomi 2026," ucapnya.
Pihaknya juga memastikan seluruh data masyarakat yang dikumpulkan dalam sensus dijamin kerahasiaannya sesuai ketentuan statistik nasional dan hanya digunakan untuk penyusunan statistik resmi pemerintah dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045. (rio)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/BPS-Mulai-Sensus-Ekonomi-2026-di-Kabupaten-Rote-Ndao.jpg)