Senin, 18 Mei 2026

Rote Ndao Terkini

Dugaan Penjualan BBM ke Drum di Rote Ndao, Pertamina Ancam Sanksi SPBU Nakal

Pihak Pertamina juga memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Rote Ndao dalam kondisi aman di tengah keluhan masyarakat

Tayang:
Penulis: Mario Giovani Teti | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM / Mario Giovani Teti
Potret SPBU Sanggaoen di Kabupaten Rote Ndao 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti 

POS-KUPANG.COM, BA'A - Pertamina Patra Niaga menyatakan tidak akan mentolerir SPBU yang terbukti melakukan pelanggaran atau kecurangan dalam pelayanan distribusi BBM kepada masyarakat.

Pihak Pertamina juga memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Rote Ndao dalam kondisi aman di tengah keluhan masyarakat terkait sulitnya memperoleh Pertalite dan Pertamax dalam beberapa hari terakhir.

Keluhan warga mencuat setelah muncul dugaan praktik penjualan BBM ke pengecer menggunakan drum oleh salah satu SPBU di wilayah tersebut, yakni SPBU Sanggaoen

Warga menilai pengisian BBM ke drum menggunakan truk dan mobil pikap lebih diprioritaskan dibanding masyarakat umum yang mengantre di SPBU.

Menanggapi hal itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi menegaskan distribusi BBM ke Rote Ndao tetap berjalan normal dan stok dipastikan mencukupi kebutuhan masyarakat.

"Pada Selasa (12/5) telah masuk suplai BBM sebanyak 60 KL pertalite, 40 KL pertamax, 35 KL biosolar dan 5 KL Pertamina dex. Dengan suplai tersebut kebutuhan BBM masyarakat dipastikan aman dan mencukupi," kata ujar Ahad, Rabu (13/5/2026).

Berdasarkan hasil pengecekan lapangan, Pertamina mengakui ditemukan adanya pengisian BBM menggunakan drum yang diangkut kendaraan truk dan mobil pikap. 

Baca juga: Pertamina Pastikan Stok BBM Rote Ndao Aman, Tegaskan Penyaluran Sesuai Peruntukan

Namun, menurut Ahad, pembelian tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah desa atau kampung yang jauh dari akses SPBU.

"Pembelian menggunakan drum biasanya digunakan untuk kebutuhan beberapa hari di wilayah yang akses SPBU-nya jauh," jelasnya.

Meski demikian, Pertamina telah memperingatkan seluruh SPBU agar memprioritaskan pelayanan kepada kendaraan langsung dan membatasi pengisian kepada konsumen nonkendaraan guna mencegah praktik pengecer maupun penimbunan BBM.

Selain itu, Pertamina juga berkoordinasi dengan terminal BBM untuk memprioritaskan pengiriman pasokan ke wilayah Rote Ndao agar distribusi tetap lancar.

"Jika ditemukan adanya pelanggaran maka akan diberikan sanksi lebih lanjut hingga Pemutusan Hubungan Usaha (PHU)," tegasnya.

Ahad turut mengimbau masyarakat melaporkan dugaan penyimpangan distribusi BBM melalui layanan Pertamina Contact Center 135. (rio)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved