Kamis, 7 Mei 2026

Belu Terkini

Wabup Belu Ajak Penerima BSPS Gotong Royong Dalam Pembangunan Rumah

Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, meminta para penerima manfaat program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk bergotong royong.

Tayang:
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Apolonia Matilde
POS-KUPANG.COM/AGUS TANGGUR
GOTONG ROYONG - Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, meminta para penerima manfaat program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk bergotong royong dalam proses pembangunan rumah. 

Ringkasan Berita:
  • Wakil Bupati Belu meminta penerima bantuan BSPS bergotong royong membangun rumah.
  • Kabupaten Belu mendapat 200 unit bantuan bedah rumah BSPS Tahun 2026 dari pemerintah pusat.
  • Bantuan Rp20 juta per rumah bersifat stimulan, sehingga warga diminta menambah swadaya dan tenaga sendiri.
  • Program BSPS menyasar lima kelurahan dan pemerintah menekankan validasi data agar bantuan tepat sasaran.

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur


POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, meminta para penerima manfaat program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk bergotong royong dalam proses pembangunan rumah. 

Diketahui, Pemerintah Kabupaten Belu mendapatkan alokasi 200 unit bantuan bedah rumah melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2026 dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), sebagai bagian dari program strategis nasional pembangunan 3 juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Wakil Bupati menjelaskan bantuan sebesar Rp20 juta dari pemerintah bersifat stimulan, sehingga masyarakat penerima juga diharapkan turut berkontribusi melalui swadaya.

“Pemerintah menyediakan dana Rp20 juta, tetapi masyarakat juga harus menyiapkan swadaya. Kalau hanya mengandalkan bantuan, tentu belum cukup untuk membangun rumah secara utuh,” ujarnya, kepada POS-KUPANG.COM, usai bersilaturahmi dengan tim Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Nusa Tenggara II wilayah NTT, di rujab Wakil Bupati, Rabu (6/5/2026) malam. 

Ia menambahkan, bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara bertahap, misalnya untuk pembangunan pondasi dan struktur awal, sementara masyarakat melanjutkan dengan dukungan tenaga maupun tambahan biaya secara mandiri.

Menurutnya, semangat gotong royong sangat penting, terutama bagi penerima yang tinggal berdekatan agar bisa saling membantu dan menekan biaya tenaga kerja.

“Kalau penerima rumah ini berdekatan, mereka bisa kerja sama. Dengan begitu biaya tukang bisa diminimalkan karena dikerjakan secara bersama-sama,” jelasnya.

Diketahui, program BSPS Tahun 2026 di Kabupaten Belu menyasar lima kelurahan yakni Fatubenao, Manumutin, Umanen, Dualaus, dan Naekasa dengan total 200 unit rumah. 

Wakil Bupati juga menegaskan pentingnya keakuratan data penerima manfaat. Ia mengingatkan agar seluruh pihak di tingkat desa dan kelurahan, termasuk RT dan RW, berperan aktif memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Kita berharap data ini benar-benar valid, sehingga masyarakat yang menerima adalah mereka yang memang layak. Ini penting untuk mendukung program penurunan angka kemiskinan, khususnya melalui pengurangan rumah tidak layak huni,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh perangkat desa dan kelurahan untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam memastikan program berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. (gus)

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS
 
 
 
 

 

 

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved