Human Interest Story
Feature: Workshop Robotics FILOSI di Kota Kupang, Siswa Antusias Merakit Robot
Tujuan utama pembelajaran robotik bukan sekadar membuat robot, tapi melatih pola pikir dalam menyelesaikan masalah.
Ringkasan Berita:
- Tujuan utama pembelajaran robotik bukan sekadar membuat robot, melainkan melatih pola pikir dalam menyelesaikan masalah.
- Yang paling penting itu logika berpikir. Soal pemrograman bisa dipelajari sesuai kebutuhan.
- Kegiatan Workshop Robotics yang digelar FILOSI dalam rangkaian Filosi Robotics Competition 2026 mendapat respons positif dari para pengunjung dan peserta.
- Kegiatan Workshop Robotics di Aula BPVP Kementerian Ketenagakerjaan, Kota Kupang, Jumat (17/4) tampak ramai. Para peserta
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agus Tanggur
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Tujuan utama pembelajaran robotik bukan sekadar membuat robot, melainkan melatih pola pikir dalam menyelesaikan masalah. Yang paling penting itu logika berpikir. Soal pemrograman bisa dipelajari sesuai kebutuhan.
KEGIATAN Workshop Robotics yang digelar FILOSI dalam rangkaian Filosi Robotics Competition 2026 mendapat respons positif dari para pengunjung dan peserta.
Kegiatan Workshop Robotics di Aula BPVP Kementerian Ketenagakerjaan, Kota Kupang, Jumat (17/4) tampak ramai. Para peserta dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti sesi materi yang dibawakan sejumlah pemateri, mulai dari pengenalan robotik, dasar-dasar coding, hingga praktik langsung merakit robot sederhana.
Pada sesi praktik, peserta terlihat antusias mencoba merangkai komponen dan memahami cara kerja robot secara langsung.
Salah satu pemateri, Dr. Almido H. Ginting, S.T., M.Eng., dosen sekaligus Koordinator Program Studi Teknik Elektro FST Undana mengaku sangat mendukung kegiatan tersebut. Workshop seperti ini masih tergolong langka di NTT, khususnya Kota Kupang.
“Saya sangat support kegiatan ini, karena memang saya berasal dari bidang robotik. Selama ini kegiatan seperti ini masih jarang di NTT, apalagi di Kupang. Ini menjadi awal yang baik agar anak-anak, khususnya SD, SMP, dan SMA bisa belajar melatih logika berpikir,” ujar Almido Ginting.
Almido Ginting menekankan, tujuan utama pembelajaran robotik bukan sekadar membuat robot, melainkan melatih pola pikir dalam menyelesaikan masalah.
“Yang paling penting itu logika berpikir. Soal pemrograman bisa dipelajari sesuai kebutuhan. Apalagi sekarang sudah banyak referensi dari internet dan didukung perkembangan AI,” tambah Almido Ginting.
Almido Ginting juga menilai antusias peserta selama dua hari pelaksanaan workshop cukup tinggi. Ia melihat banyak sekolah mulai berani mengikutsertakan siswa mereka, bahkan para guru turut menunjukkan ketertarikan yang besar.
“Saya lihat antusias peserta sangat baik. Ini hal baru bagi banyak sekolah, tapi mereka berani mencoba. Bahkan guru-gurunya juga sangat antusias. Saya berharap ke depan sekolah-sekolah bisa mulai menghadirkan kegiatan ekstrakurikuler robotik, meskipun sederhana,” jelas Almido Ginting.
Almido Ginting pun berpesan kepada generasi muda agar terus memiliki rasa ingin tahu dan semangat belajar di bidang teknologi.
“Kalau dari kecil sudah terbiasa dengan robotik, mereka akan menganggap ini sebagai hal yang menyenangkan, bukan keterpaksaan. Dari situ potensi mereka bisa berkembang lebih baik,” kata Almido Ginting.
Sementara itu, dua peserta dari SMPK Santa Theresia Kupang, Quinthania Callystha Waluyo dan Maria Chesya Trimeta Winarti Putri Jares, mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru selama mengikuti workshop tersebut.
Human Interest Story
Robotics FILOSI
Filosi Robotics Competition 2026
POS-KUPANG.COM
Almido Ginting
Fransiskus Goe Ray
Folkes Eduard Laumal
Wilfrianus Sabon Tawa
Erwin Alexander
Yanuar Dali
| FEATURE: Gedung Sekolah SMP dan SMA Nesi Neonmat Tidak Layak, Ratusan Siswa Belajar di Aula Korem |
|
|---|
| FEATURE: Perjuangan Siswa Lelas XI SMK Kesehatan Cartintes Atambua |
|
|---|
| Feature: Diperankan OKM Paroki St. Antonius Beokina Manggarai, Air Mata Umat Tumpah Saksikan Tablo |
|
|---|
| Feature: Polsek Maulafa Intensifkan Patroli Lampu Biru, Tertibkan Musik Keras Hingga Larut Malam |
|
|---|
| Feature: Jemaat GMIT Bait’el Naimata Ikuti Ibadah Jalan Salib, Riven Gugup Memerankan Tuhan Yesus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Filosi-Robotics-Competition-2026-belu.jpg)