Belu Terkini
11 Ton Beras SPHP Disalurkan untuk Warga Belu Lewat Pasar Murah
Salah satu warga, Sry, mengaku terbantu karena harga beras di pasar saat ini mencapai sekitar Rp75 ribu per karung ukuran 5 kilogram.
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Oby Lewanmeru
Ringkasan Berita:
- 11 ton beras SPHP melalui kegiatan pasar murah pada dua lokasi berbeda di Kabupaten Belu
- Beras SPHP dijual seharga Rp60 ribu per karung ukuran 5 kilogram
- Setiap keluarga dibatasi pembelian maksimal lima karung atau 25 kilogram dengan total Rp300 ribu
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA – Upaya menekan lonjakan harga pangan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Belu bersama Bulog Atambua dengan menyalurkan 11 ton beras SPHP melalui kegiatan pasar murah di dua lokasi berbeda.
Kegiatan ini dilaksanakan di Bandara A.A. Bere Tallo Atambua dan Gereja Bakal Paroki Kuneru, Kelurahan Manumutin, Kecamatan Kota, Rabu (25/3/2026), sebagai bagian dari Gerakan Pangan Murah (GPM) menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional.
Melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Pemkab Belu bekerja sama dengan Bulog Atambua menyediakan beras dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
Sebanyak 2 ton beras disalurkan di Bandara A.A. Bere Tallo, sementara 9 ton lainnya didistribusikan di Gereja Bakal Paroki Kuneru.
Baca juga: Rumah Roboh akibat Longsor, Warga di Manleten Belu Pasrah Harap Bantuan Pemerintah
Antusiasme warga terlihat tinggi. Masyarakat memadati lokasi dan mengantre secara tertib untuk mendapatkan beras subsidi tersebut.
Dalam kegiatan ini, beras SPHP dijual seharga Rp60 ribu per karung ukuran 5 kilogram. Setiap keluarga dibatasi pembelian maksimal lima karung atau 25 kilogram dengan total Rp300 ribu.
Salah satu warga, Sry, mengaku terbantu karena harga beras di pasar saat ini mencapai sekitar Rp75 ribu per karung ukuran 5 kilogram.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan untuk membantu masyarakat kecil,” ujarnya.
Kepala Bulog Atambua, Yemri Djami, menyampaikan bahwa total 11 ton beras disiapkan untuk dua lokasi tersebut. Ia juga mengingatkan warga agar tidak menjual kembali beras yang dibeli demi keuntungan pribadi.
Menurutnya, operasi pasar murah akan terus dilakukan secara berkala di pusat keramaian dan kawasan padat penduduk guna menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat kurang mampu. (gus)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Warga-belu-serbu-beras-SPHP.jpg)