Kamis, 14 Mei 2026

Timor Tengah Utara Terkini

Bupati Falentinus Sebut Kabupaten TTU Rumah Besar Bagi Semua Agama, Ras dan Suku

Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo menyampaikan pesan penting saat membacakan sambutan pada penutupan kegiatan Sholat Ied

Tayang:
POS-KUPANG.COM/POS KUPANG/ONCI REBON
RAYMUNDUS BENA - Bupati dan Wakil Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo dan Kamillus Elu beserta pimpinan OPD Lingkup Pemkab TTU saat bersalaman dengan Umat Islam di Kota Kefamenanu usai pelaksanaan Salat Id di Halaman Kantor Bupati TTU.     

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon 

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo menyampaikan pesan penting saat membacakan sambutan pada penutupan kegiatan Sholat Ied di Halaman Kantor Bupati TTU, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu, 21 Maret 2026.

Menurut Yosep Falentinus Delasalle Kebo, hakikat dari Perayaan Hari Raya Idul Fitri adalah hari kemenangan bagi seluruh Umat Islam setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa di Bulan Suci Ramadhan. 

Ramadhan telah menjadi waktu yang sangat berharga bagi Umat Islam dalam memperkuat iman, meningkatkan ketakwaan, menumbuhkan kepedulian sosial, serta mempererat hubungan persaudaraan di antara sesama.

"Idul Fitri bukan sekadar perayaan, tetapi juga momentum untuk kembali kepada kesucian hati. Idul Fitri bukan sekadar akhir dari sebuah kewajiban, melainkan awal dari perubahan perilaku menjadi pribadi yang lebih baik, lebih sabar, dan lebih peduli terhadap sesama," ujar Yosep Falentinus Delasalle Kebo.

Perayaan Idul Fitri adalah momentum untuk saling memaafkan, memperbaiki hubungan, serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan, persaudaraan, dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.

Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara, Falentinus mengucapkan: Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Minal Aidin Wal Faizin,  

Yosep Falentinus Delasalle Kebo memohon maaf apabila selama ini dalam pelaksanaan tugas pemerintahan maupun dalam kehidupan sehari-hari terdapat kata-kata, sikap, maupun kebijakan yang kurang berkenan. 

Sebagai orang nomor satu di Kabupaten TTU Falentinus mengaku bersyukur dan bangga karena kehidupan kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Timor Tengah Utara selama ini terjaga dengan sangat baik. 

"Perbedaan agama, suku, dan latar belakang tidak pernah menjadi penghalang bagi kita untuk hidup berdampingan secara damai, saling menghormati, dan saling mendukung dalam membangun daerah yang kita cintai ini," ucap Yosep Falentinus Delasalle Kebo.

Semangat persaudaraan dan toleransi ini seyogyanya harus terus dipelihara dan diwariskan kepada generasi muda. Karena kerukunan adalah kekuatan besar yang menjadi fondasi bagi terciptanya keamanan, ketentraman, dan kemajuan daerah kita.

Yosep Falentinus Delasalle Kebo juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya Umat Islam di Kota Kefamenanu, untuk bersama-sama mendukung pembangunan daerah, terutama dalam mewujudkan Kota Kefamenanu sebagai Kota BERADAT, yaitu Bersih, Agamis, Damai, Aman, dan Tentram. Kota yang bersih mencerminkan masyarakat yang peduli terhadap lingkungan dan kesehatan.

Kota yang agamis, kata Falentinus, menunjukkan kuatnya nilai-nilai spiritual dan moral dalam kehidupan bermasyarakat. Kota yang damai, aman, dan tentram menjadi tempat yang nyaman bagi seluruh masyarakat untuk hidup, bekerja, dan membangun masa depan.

Melalui semangat Kota BERADAT ini, Pemda TTU berikhtiar menjadikan Kefamenanu sebagai kota yang tidak hanya berkembang secara fisik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai moral, persaudaraan, dan toleransi antar umat beragama.

Dengan kebersamaan seluruh masyarakat, para tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta dukungan seluruh perangkat daerah dan Forkopimda, cita-cita untuk mewujudkan Timor Tengah Utara yang sejahtera, maju, dan berdaya saing dapat dicapai bersama.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved