Jumat, 1 Mei 2026

Kabupaten Kupang Terkini

Polisi dan Warga Lakukan Pencarian Remaja Tenggelam di Embung Desa Bone Nekamese

Korban diketahui bernama Klaudius Siki (17), pelajar asal Desa Usapi Sonbai yang tenggelam saat berenang bersama tiga rekannya.

Tayang:
Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO
Peristiwa tragis menimpa seorang remaja di Kabupaten Kupang. Klaudius Siki (17), pelajar asal Desa Usapi Sonbai, Kecamatan Nekamese, dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di embung yang berada di Desa Bone, Kamis (19/3/2026) pagi. 
Ringkasan Berita:
  • Aparat kepolisian bersama warga melakukan pencarian intensif terhadap seorang remaja yang dilaporkan tenggelam di embung Desa Bone
  • Korban diketahui bernama Klaudius Siki (17), pelajar asal Desa Usapi Sonbai yang tenggelam saat berenang bersama tiga rekannya
  • Laporan awal diterima dari masyarakat setelah salah satu saksi melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga korban dan aparat desa

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Alexandro Novaliano Demon Paku

POS-KUPANG. COM, OELAMASI - Aparat kepolisian bersama warga melakukan pencarian intensif terhadap seorang remaja yang dilaporkan tenggelam di embung Desa Bone, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang, Kamis (19/3/2026).

Korban diketahui bernama Klaudius Siki (17), pelajar asal Desa Usapi Sonbai yang tenggelam saat berenang bersama tiga rekannya.

Dari keterangan yang diterima POS-KUPANG.COM, Jumat (20/3) Kapolsek Kupang Barat, Ipda Muhammad Yuzzaky mengatakan, laporan awal diterima dari masyarakat setelah salah satu saksi melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga korban dan aparat desa.

Mendapat informasi itu, personel Polsek Kupang Barat yang dipimpin Kanit IK bersama Bhabinkamtibmas langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian.

“Anggota bersama warga setempat langsung melakukan penyisiran di area embung begitu tiba di lokasi,” jelasnya.

Baca juga: Remaja 17 Tahun Tewas Tenggelam di Embung Nekamese

Proses pencarian berlangsung sekitar dua jam dengan melibatkan warga sekitar yang turut membantu menyisir area embung secara manual.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah korban ditemukan sekitar pukul 12.30 WITA dalam kondisi tidak bernyawa di dalam embung.

Jenazah korban kemudian dievakuasi secara bersama-sama oleh aparat kepolisian dan warga sebelum dibawa ke rumah duka.

Dari hasil pemeriksaan medis awal oleh bidan desa, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diduga meninggal dunia akibat kelelahan saat berenang. (nov)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved