Sumba Timur Terkini
Di Tengah Perang, Stok LPG di Sumba Timur Tetap Stabil
Namun demikian, hingga Selasa (11/3/2026), ketersediaan LPG di Kota Waingapu, Sumba Timur, NTT masih aman dengan harga normal.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Budiman
POS-KUPANG.COM, WAINGAPU – Perang AS-Israel melawan Iran di Timur Tengah yang mengakibatkan penutupan Selat Hormuz berdampak pada pembatasan penyaluran BBM dan liquefied petroleum gas (LPG) di Indonesia.
Namun demikian, hingga Selasa (11/3/2026), ketersediaan LPG di Kota Waingapu, Sumba Timur, NTT masih aman dengan harga normal.
“Tidak ada kelangkaan akibat perang itu. Saat ini persediaan LPG kita masih aman,” kata Edmon, penanggung jawab agen LPG non-subsidi di Kota Waingapu kepada POS-KUPANG.COM.
Edmon mengatakan bahwa, saat ini mereka merupakan satu-satunya agen resmi dari Pertamina yang mendistribusikan LPG non-subsidi di seluruh Pulau Sumba.
Baca juga: Guru SMA di Waingapu Gelisah Usai Mendengar Kabar Guru PPPK Terancam Dirumahkan
Jika dihitung, mereka sudah melayani hingga 4.000 pengguna, dengan lebih dari 1.000 pengguna tabung gas di Kota Waingapu untuk berbagai jenis usaha dan konsumsi rumah tangga.
Selama perang berlangsung, kata dia, pengisian gas LPG dan pengirimannya dari Surabaya juga masih berjalan lancar. Harga pun tetap tidak berubah.
“Untuk saat ini masih normal. Kalau ada keterlambatan itu karena cuaca saja,” ujarnya.
Terkait harga, ia menyebutkan bahwa untuk tukar tabung LPG 50 kg seharga Rp1.260.000 per tabung, tabung 12 kg Rp250.000 dan tabung ukuran 5,5 kg Rp165.000. (dim)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/agen-LPG-waingapu.jpg)