Rabu, 8 April 2026

Manggarai Timur Terkini

Warga Elar Selatan Minta Pemda Manggarai Timur Bangun Jembatan Wae Mas

John mengatakan, kondisi jembatan itu kini sudah rusak parah. Jembatan yang dibangun menggunakan kayu itu kini semuanya sudah lapuk

Penulis: Robert Ropo | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/Robert Ropo
Jembatan Wae Mas yang terlihat rusak berat. Gambar diambil, Rabu 11 Maret 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Warga Desa Golo Wuas, Kecamatan Elar Selatan dan warga Desa Golo Nderu, Kecamatan Kota Komba Utara, meminta kepada Pemerintah Daerah Manggarai Timur untuk membangun jembatan Wae Mas
  • John mengatakan, kondisi jembatan itu kini sudah rusak parah. Jembatan yang dibangun menggunakan kayu itu kini semuanya sudah lapuk termakan usia

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, BORONG - Warga Desa Golo Wuas, Kecamatan Elar Selatan dan warga Desa Golo Nderu, Kecamatan Kota Komba Utara, meminta kepada Pemerintah Daerah Manggarai Timur untuk membangun jembatan Wae Mas yang menghubungkan jalur jalan di kedua desa itu. 

Permintaan itu disampaikan oleh John, Martin dan warga lainya kepada POS-KUPANG.COM, Rabu 11 Maret 2026.

John mengatakan, kondisi jembatan itu kini sudah rusak parah. Jembatan yang dibangun menggunakan kayu itu kini semuanya sudah lapuk termakan usia. 

Warga Kampung Watu, Desa Golo Wuas, bekerja gotong-royong secara swadaya membangun jembatan baru di bagian samping agar bisa dilintasi kendaraan. 

"Warga bahu membahu kumpul uang beli pasir dan semen, bangun jembatan baru, namun kondisi jembatan itu tidak kuat dan terancam rusak kembali," ujar John diamin Martin. 

Martin menambahkan, terkait kerusakan jembatan ini, sudah berulang kali mereka menyampaikan pemerintah baik secara langsung maupun melalui musrenbang desa atau kecamatan. Begitu juga disampaikan ke anggota DPRD untuk ditangani, namun belum terealisasikan. 

Baca juga: Lima Pelaku UMKM Kelompok Tani Hutan di Manggarai Timur Diberi Penguatan

"Harapan kami, pemerintah bisa bangun jembatan permanen untuk menghubungkan ruas jalan ini,"ungkapnya.

Camat Elar Selatan, Herman Agas, ketika dikonfirmasi, mengatakan, jembatan itu terbuat dari kayu sebelumnya, namun karena faktor usia kayu semua sudah rusak dan sulit dilalui. 

Warga Kampung Watu, Desa Golo Wuas berinisiatif membangun jembatan baru secara swadaya.

Namun, kondisi jembatan darurat itu tidak kuat dan terancam ambruk, apalagi dengan kondisi curah hujan yang tinggi yang terus terjadi banjir di sungai Wae Mas itu. 

Herman mengatakan, sehingga masyarakat meminta agar di bangun jembatan baru Wae Mas agar bisa menghubungi kedua desa itu. Jembatan itu letaknya tepat di perbatasan antara Kecamatan Kota Komba Utara dan Kecamatan Elar Selatan.

Herman juga mengatakan, ia juga sudah menyampaikan kepada masyarakat untuk bersabar, pemerintah tentu akan tetap memperhatikannya untuk pembangunan jembatan yang permanen. Saat ini masih terkendala karena kondisi keuangan daerah terbatas. (rob)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved