Kamis, 23 April 2026

Belu Terkini

Lima Rumah dan Satu Kandang Ayam di Belu Rusak Diterjang Angin Kencang

Material bangunan seperti seng dan balok kayu terlihat bertumpuk di pekarangan. Beberapa seng tampak terlipat dan tidak bisa digunakan kembali. 

Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/AGUS TANGGUR
RUMAH RUSAK - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Belu pada Senin (2/3/2026) pagi menyebabkan sedikitnya lima rumah warga di RT 01/RW 01, Dusun Kimbana B mengalami kerusakan.  

Ringkasan Berita:
  • Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Belu pada Senin (2/3/2026)
  • Lima unit rumah dan satu kandang ayam di Belu rusak diterjang angin kencang
  • Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Belu, dr. Ansila Eka Mutty, menjelaskan berdasarkan laporan awal terdapat lima rumah warga dan satu kandang ayam yang terdampak

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Belu pada Senin (2/3/2026) pagi menyebabkan sedikitnya lima rumah warga di RT 01/RW 01, Dusun Kimbana B, Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, mengalami kerusakan. 

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 05.30 WITA itu juga merusak satu kandang ayam milik warga.

Pantauan POS-KUPANG.COM, Senin siang, kerusakan didominasi pada bagian atap rumah. Sejumlah lembaran seng tampak terlepas dan berserakan di halaman. 

Rangka kayu penyangga atap juga roboh dan patah akibat kuatnya terpaan angin. Di salah satu rumah, bagian atap hampir seluruhnya terangkat, menyisakan dinding bangunan yang terbuka.

Baca juga: Satgas Pangan Polres Belu Sidak Pasar Baru Atambua, Harga Telur Naik Tembus Rp 70 Ribu

Material bangunan seperti seng dan balok kayu terlihat bertumpuk di pekarangan. Beberapa seng tampak terlipat dan tidak bisa digunakan kembali. 

Warga bergerak cepat melakukan perbaikan secara swadaya dengan memanfaatkan material yang masih layak pakai.

Tampak pemilik rumah naik ke bagian atas rumah untuk memperbaiki rangka atap, menggunakan tangga kayu sederhana yang disandarkan ke dinding. 

Salah satu warga terdampak, Lukas Kaisadu, mengatakan saat kejadian dirinya dan keluarga sudah terbangun, namun belum sempat keluar rumah karena hujan masih turun deras.

“Kejadiannya sekitar pukul 05.30 WITA. Kami sudah bangun, tapi belum keluar rumah karena hujan. Kejadiannya cepat sekali, Syukurlah tidak ada korban jiwa,” ujarnya.

Meski tidak menimbulkan korban, beberapa bagian dapur rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan ringan akibat terpaan angin dan air hujan yang masuk ke dalam rumah.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Belu, dr. Ansila Eka Mutty, menjelaskan berdasarkan laporan awal terdapat lima rumah warga dan satu kandang ayam yang terdampak.

“Kami telah memberikan bantuan darurat sesuai prosedur, seperti seng dan beras untuk membantu kebutuhan mendesak warga,” katanya.

Ia menambahkan, BPBD juga akan melakukan pendataan dan kajian lanjutan melalui bidang rehabilitasi dan rekonstruksi guna menentukan langkah penanganan berikutnya. Koordinasi dengan instansi teknis terkait juga akan dilakukan untuk proses pemulihan.

Terkait kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem, masyarakat diimbau tetap waspada dan melakukan langkah mitigasi mandiri, seperti memperkuat atap rumah dan memangkas pohon yang berpotensi tumbang. (gus) 

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved