Sabtu, 9 Mei 2026

Sumba Timur Terkini

Sofiani Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Diterkam Buaya di Sungai Mondu Sumba Timur

Sofiani Temba Kanggu, warga Desa Mondu, Sumba Timur, yang hilang di sungai telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia

Tayang:
POS-KUPANG.COM/POS KUPANG/HO
DIEVAKUASI - Tim Gabungan tengah mengevakuasi jenazah Sofiani, warga Desa Mondu, Sumba Timur yang ditemukan meninggal dunia pada Selasa (24/2) setelah hilang saat pergi mencuci pakaian di sungai di desa itu. 

Ringkasan Berita:
  • Sofiani Temba Kanggu, warga Desa Mondu, Kecamatan Kanatang, Sumba Timur, NTT, yang hilang di sungai telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Selasa (24/2/2026).
  • Sofiani ditemukan setelah pencarian oleh tim gabungan sejak Minggu (22/2/2026) atau selama tiga hari. 
  • Kapolsek Haharu, IPTU Melianus Sunbanu kepada Pos Kupang mengatakan, korban Sofiani ditemukan pukul 16.53 Wita setelah pencarian dimulai pada pukul 07.00 Wita. 
 

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Budiman

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU  – Sofiani Temba Kanggu, warga Desa Mondu, Kecamatan Kanatang, Sumba Timur, Provinsi NTT, yang hilang di sungai telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Selasa (24/2/2026).

Sofiani ditemukan setelah pencarian oleh tim gabungan sejak Minggu (22/2/2026) atau selama tiga hari. 

Kapolsek Haharu, IPTU Melianus Sunbanu kepada Pos Kupang mengatakan, korban Sofiani ditemukan pukul 16.53 Wita setelah pencarian dimulai pada pukul 07.00 Wita. 

“Upaya pencarian korban yang diduga diterkam buaya berhasil ditemukan di muara Mondu, Desa Mondu,” katanya.

Informasi yang diperoleh, korban ditemukan di pinggiran muara sungai yang berjarak kurang lebih 1,5 km dari lokasi awal kejadian atau tempat korban mencuci pakaian sebelum hilang. Korban kemudian dievakuasi, dan setelahnya diserahkan kepada pihak keluarga.

Sebelumnya diberitakan, perempuan usia 46 tahun itu pergi ke Sungai Mondu pada Minggu, 22 Februari 2026 sekitar pukul 09.00 Wita. Ia ke sungai itu untuk mencuci pakaian. 

Sekitar 30 menit kemudian, suami korban menyusul ke sungai. Namun, setibanya di lokasi, suaminya hanya menemukan barang-barang cucian milik korban. Suami korban kemudian berupaya melakukan pencarian di sekitar sungai, tetapi korban tidak ditemukan.

“Sesuai petunjuk sepertinya diterkam buaya,” kata Kapolsek Haharu, IPTU Melianus Sunbanu.

Melianus Sunbanu menyebutkan, berdasarkan petunjuk awal, pakaian cuci yang dibawa perempuan berusia 46 tahun itu berserakan di sungai saat ia diketahui hilang.

Melianus Sunbanu mengatakan, di sungai itu memang ada buaya. Buaya itu ditengarai bersembunyi di sekitar pohon beringin berukuran besar yang tidak jauh dari lokasi Sofiani mencuci.

Beberapa waktu lalu, kata Melianus Sunbanu, di wilayah itu juga terjadi peristiwa serupa. Namun beruntung, korban selamat meski bagian tangannya digigit buaya.

“Beberapa bulan yang lalu juga terjadi (diterkam buaya), tetapi korban bisa selamatkan diri. Berdekatan lokasinya,” ujar Melianus Sunbanu. (dim)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS 

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved