Sumba Timur Terkini`
Pencarian Warga Desa Mondu Sumba Timur, Tim SAR Belum Temukan Korban
Tim SAR belum berhasil menemukan Sofiani Temba Kanggu, warga Desa Mondu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Budiman
POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Pencarian terhadap Sofiani Temba Kanggu, warga Desa Mondu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, NTT yang hilang di sungai dilanjutkan besok, Selasa (24/2/2026).
Pencarian terhadap Sofiani dihentikan pada hari ini sekitar pukul 17.00 Wita karena air sungai bertambah keruh akibat hujan deras di bagian hulunya.
“Pencarian akan dilanjutkan besok karena banjir dari atas, air kotor, jadi sulit melakukan pencarian,” kata Kapolsek Haharu, IPTU Melianus Sunbanu, Senin (23/2).
Kapolsek menjelaskan, sejak dilaporkan hilang pada Minggu (22/2), tim Polsek Haharu sudah melakukan koordinasi dengan tim Pos SAR Waingapu untuk melakukan pencarian.
Namun hingga Senin sore, pencarian terhadap keberadaan Sofiani belum berhasil.
Operasi pencarian itu kata dia, akan berlanjut pada hari Selasa dengan melibatkan unsur SAR gabungan.
Di antaranya, tim Pos SAR Waingapu, BPBD Sumba Timur, Polsek Haharu, Posal Waingapu, Polair Waingapu, masyarakat setempat dan keluarga korban.
Diduga Diterkam Buaya
IPTU Melianus Sunbanu mengatakan, Sofiani hilang diduga diterkam buaya saat mencuci pakaian di Sungai Mondu.
“Sesuai petunjuk seperti itu (diterkam buaya),” katanya singkat, Senin (23/2/2026).
Ia menyebutkan, berdasarkan petunjuk awal, pakaian cuci yang dibawa perempuan berusia 46 tahun itu berserakan di sungai saat ia diketahui hilang.
Melianus Sunbanu mengatakan, di sungai itu memang ada buaya. Buaya itu ditengarai bersembunyi di sekitar pohon beringin berukuran besar yang tidak jauh dari lokasi Sofiani mencuci.
Beberapa waktu lalu, kata dia, di wilayah itu juga terjadi peristiwa serupa. Namun beruntung, korban selamat meski bagian tangannya digigit buaya.
“Beberapa bulan yang lalu juga terjadi (diterkam buaya), tetapi korban bisa selamatkan diri. Berdekatan lokasinya,” ujarnya.
Kepada masyarakat setempat, ia pun mengimbau agar tidak beraktivitas di lokasi yang tampak ada tanah lekuk yang berisi air dan lumpur sebagai tempat buaya berendam. (dim)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS
| Mobil Dinas Polisi Tabrak Bengkel di Waingapu, Dua Korban Luka-Luka |
|
|---|
| Simon Bili Dapawando, Terdakwa Korupsi di KPU Sumba Timur Divonis 6 Tahun Penjara |
|
|---|
| Tiga Orang jadi Tersangka, Proses Hukum Penambang Emas Ilegal di Sumba Timur Masih Berlanjut |
|
|---|
| Pemkab Sumba Timur Proses Pengangkatan Kepsek Definitif untuk 159 Sekolah |
|
|---|
| 51 Sekolah di Sumba Timur Dapat Bantuan Revitalisasi, Bupati Apresiasi Pemerintah Pusat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Tim-Gabungan-Mencari-Warga-Desa-Mondu-Sumba-Timur-yang-hilang.jpg)