Kamis, 23 April 2026

Belu Terkini

Komitmen Dukung Program Indonesia Asri, Pemkab Belu Rutin Gelar Kerja Bakti Setiap Jumat

Kerja bakti difokuskan pada pembersihan sampah di bahu jalan, saluran drainase, dan sejumlah titik ruang publik di sepanjang jalur utama.

Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
KERJA BAKTI - Para ASN Pemerintah Kabupaten Belu turun langsung dalam kerja bakti pembersihan di sepanjang Jalan Negara, Jumat (20/2/2026), sebagai wujud komitmen mendukung Program Indonesia Asri dan menciptakan lingkungan yang bersih serta nyaman. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Pemerintah Kabupaten Belu melaksanakan kerja bakti di sepanjang Jalan Negara, mulai dari Kota Atambua hingga Bundaran Halilulik, Kecamatan Tasifeto Barat, Jumat (20/2/2026). 

Kegiatan ini digelar sebagai tindak lanjut arahan Presiden dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bersama kepala daerah, Dandim, dan Kapolres se-Indonesia terkait penanganan sampah serta dukungan terhadap Program Indonesia Asri.

Kerja bakti difokuskan pada pembersihan sampah di bahu jalan, saluran drainase, dan sejumlah titik ruang publik di sepanjang jalur utama.

Aksi tersebut melibatkan jajaran Pemerintah Kabupaten Belu, instansi vertikal, BUMN, serta sekolah-sekolah.

Baca juga: Bupati Belu Ajak Pejabat dan Masyarakat Kembangkan Pohon Sengon dan Porang

Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Setda Kabupaten Belu, Rine Bere Bria, ST menegaskan kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam membangun kesadaran kolektif menjaga kebersihan lingkungan.

“Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kebersihan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kerja bakti akan dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat dalam beberapa bulan ke depan. Pemerintah daerah juga akan melakukan sosialisasi sekaligus memperkuat penegakan Peraturan Daerah (Perda) tentang penanganan sampah.

“Setelah pemasangan papan informasi, akan diberlakukan Perda bagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan dengan denda sebesar Rp50 juta,” tegasnya.

Menurutnya, Program Indonesia Asri menuntut partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat agar tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Karena itu, kerja bakti ini diharapkan menjadi gerakan bersama, bukan sekadar kegiatan simbolis.

Ia juga menambahkan sekolah-sekolah akan dilibatkan secara aktif, mengingat lingkungan pendidikan menjadi salah satu lokasi dengan volume sampah cukup tinggi akibat masih kurangnya kesadaran sebagian siswa.

“Kami akan melibatkan pihak sekolah karena berdasarkan pengamatan, lingkungan sekolah memiliki sampah terbanyak akibat kurangnya kesadaran siswa-siswi,” katanya.

Ia menegaskan, Kabupaten Belu telah meraih predikat Kabupaten Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), dengan salah satu pilar utama terkait pengelolaan sampah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Penjabat Sekda Belu Elly C.H. Rambitan, SH, para pimpinan perangkat daerah, serta seluruh jajaran organisasi lingkup Pemerintah Kabupaten Belu. (gus) 

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved