Rabu, 22 April 2026

Sumba Barat Daya Terkini

Kadis Pendidikan Sumba Barat Daya Pastikan Virjun Terima PIP

Tidak hanya Virjun, tetapi juga kakaknya yakni Elsadea Tanggu (12) siswi kelas V dan siswa siswi lainnya yang mengalami nasib serupa

Penulis: Petrus Piter | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/Petrus Piter
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan SBD, Paulian Kasiani Maghu 
Ringkasan Berita:
  • Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sumba Barat Daya, Paulina Kasiani Maghu memastikan Virjun Saputra Tanggu (10) akan terima dana PIP
  • Tidak hanya Virjun, tetapi juga kakaknya yakni Elsadea Tanggu (12) siswi kelas V dan siswa siswi lainnya yang mengalami nasib serupa 
  • Paulina telah memerintahkan Kepala Sekolah SDN Wanno Talla segera mengecek kembali data seluruh penerima beasiswa di sekolah itu

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM,TAMBOLAKA - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sumba Barat Daya, Paulina Kasiani Maghu memastikan Virjun Saputra Tanggu (10) siswa kelas IV SDN Wanno Talla, Desa Raba Ege, Kecamatan Wewewa Barat, Sumba Barat Daya yang viral karena memakai sepatu robek saat sekolah akan mendapatkan dana Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2026.

Tidak hanya Virjun, tetapi juga kakaknya yakni Elsadea Tanggu (12) siswi kelas V dan siswa siswi lainnya yang mengalami nasib serupa juga mendapatkan dana PIP.

Paulina telah memerintahkan Kepala Sekolah SDN Wanno Talla segera mengecek kembali data seluruh penerima beasiswa di sekolah itu. 

"Kesalahan yang terjadi, karena data dalam usulan itu orang tua Virjun disebutkan memiliki penghasilan per bulan  Rp 500.000. Padahal orang tuanya adalah petani dengan penghasilan tidak menentu. Bagaimana mungkin bisa menebak penghasilan per bulan Rp 500.000 ke atas. Akibatnya Virjun dan kakaknya Elsadea dan sejumlah anak lainnya yang juga masuk kategori miskin tidak mendapatkan dana beasiswa PIP," jelas Kadis Paulina, Jumat (20/2/2026).

Ia meminta seluruh sekolah memperbaiki data penerima PIP tidak hanya SDN Wanno Talla. Seluruh pengawas Kecamatan Wewewa Barat dan juga 10 kecamatan lainnya untuk mengadakan pertemuan dengan kepala sekolah, bendahara dan operator untuk memperbaiki seluruh data penerima dana PIP.

Baca juga: Ketua DPRD Sumba Barat Daya Minta Dinas Pendidikan Rajin Monitoring Pastikan Keadaan Sekolah

"Pastikan penerima beasiswa beasiswa PIP adalah benar-benar anak-anak kurang mampu sesuai kondisi riil yang terjadi. Sebab penentuan penerima beasiswa PIP sepenuhnya berdasarkan usulan data dari sekolah," lanjutnya.

Ia juga menegaskan pihak sekolah harus peka dengan kondisi anak-anak yang kurang mampu. Jika menemukan kondisi anak yang memprihatinkan maka guru harus mencari solusi untuk mengatasinya.

"Bila sekolah tidak mampu mengatasi maka sebaiknya hal tersebut disampaikan ke pengawas kecamatan bahkan langsung ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sumba Barat Daya untuk mencari solusi bersama. Langkah tersebut untuk memastikan pemerintah senantiasa hadir untuk melayani masyarakat," pungkasnya. (pet) 

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved