Manggarai Timur Terkini
Warga Sita Nilai Pemprov NTT Tutup Mata, Abaikan Perbaikan Irigasi Wae Dingin 2
Pemprov NTT dinilai tutup mata, tidak mempedulikan penderitaan masyarakat, tak melakukan perbaikan Irigasi Wae Dingin 2
Penulis: Robert Ropo | Editor: OMDSMY Novemy Leo
Ringkasan Berita:
- Warga menilai Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT tutup mata atau tidak mempedulikan penderitaan masyarakat dengan melakukan perbaikan Irigasi Wae Dingin 2 di Kecamatan Ranamese, Kabupaten Manggarai Timur (Matim).
- Kerusakan Irigasi yang terjadi selama belasan tahun itu, diperbaiki oleh petani dengan tenaga dan peralatan sederhana.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo
POS-KUPANG.COM, BORONG – Warga menilai Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT tutup mata atau tidak mempedulikan penderitaan masyarakat dengan melakukan perbaikan Irigasi Wae Dingin 2 di Kecamatan Ranamese, Kabupaten Manggarai Timur (Matim).
Kerusakan Irigasi yang terjadi selama belasan tahun itu, diperbaiki oleh petani dengan tenaga dan peralatan sederhana.
Meski demikian, warga Kampung Nantal, Desa Sita dan sejumlah desa lain di sekitarnya, masih menunggu perhatian Pemprov NTT untuk memperbaiki saluran irigasi yang rusak tertimbun longsor tak terwujud. Pemprov NTT.
Saat ini, sarga berinisiatif secara swadaya bergotong-royong bekerja dengan mengali saluran irigasi darurat di dekat irigasi yang rusak dan putus akibat tertimbun longsor di Kampung Nantal.
Dengan mengunakan peralatan seadanya, warga bahu-membahu mengali saluran irigasi baru darurat agar air bisa melintas dan mengairi lahan persawahan mereka yang sudah belasan tahun tak digarap karena kerusakan saluran.
Masyarakat setempat menyebut irigasi Wae Dingin 2 sebagai Irigasi Wae Dangi. Sudah lima hari warga bergotong-royong menggali saluran irigasi itu dan kini air sudah bisa mengalir dan mengairi lahan persawahan mereka.
Agar bisa lebih bertahan lama, warga mengisi material berupa pasir dan tanah di karung-karung untuk ditimbun di pinggir saluran irigasi yang mereka gali itu, agar tidak mudah amblas. Proses perbaikan ini dipantau langsung oleh Camat Ranamese, Agustinus Harum.
Warga berharap, Pemprov NTT atau Instansi terkait bisa membuka mata untuk memperbaiki dan membangun saluran irigasi permanen. Camat Agustinus bersama staf dan juga Pemerintah Desa Sita juga turun bersama-sama membantu warga untuk memperbaiki saluran irigasi itu.
"Jadi warga Desa Sita khususnya warga Kampung Nantal, secara swadaya bahu-membahu gali saluran irigasi baru di lokasi titik irigasi yang putus akibat tertimbun batu-batu besar dan tanah akibat longsor itu," ujar Agustinus.
Agustinus memberikan apresiasi kepada warga Desa Sita khususnya Kampung Nantal yang bergotong-royong secara swadaya meski menggunakan peralatan seadanya sudah memperbaiki saluran irigasi itu.
"Rencana besok mereka akan kerja tutup beberapa titik lubang yang rusak, agar aliran air di irigasi itu lebih optimal lagi. Warga juga inisiatif sendiri kumpul uang Rp 50.000/kepala keluarga untuk beli semen dan pasir tutup lubang-lubang itu," ujar Agustinus.
Menurut Agustinus, galian irigasi yang baru itu tidak akan bertahan lama dan berpotensi akan rusak kembali jika terjadi hujan dan banjir. Sebab tidak dibangun tembok irigasi secara permanen.
Agustinus menerangkan, bendungan ini untuk mengairi ratusan hektar lahan persawahan milik warga selain di Kampung Nantal juga lahan persawahan di Desa sekitarnya termasuk sampai di Pirang Mese, Desa Compang Ndejing, Kecamatan Borong. (rob)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
| Kasus Demam Berdarah Di Manggarai Timur Sudah Berakhir April 2026 |
|
|---|
| Dalam Paripurna, Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Bupati Ganti Sekertaris Dewan |
|
|---|
| Pelaku Pariwisata Manggarai Timur Sebut Kerusakan Crossway Waemusur Pengaruhi Kunjungan Wisatawan |
|
|---|
| Pengurus dan Kader PAC PDIP Matim Mesti Turun Layani Masyarakat Akar Rumput |
|
|---|
| Polres Manggarai Timur Cek Kesehatan Gratis Sopir Bus, Kerja Sama dengan Dishub dan Dinkes |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/irigasi-desa-Sita.jpg)