Rabu, 22 April 2026

Manggarai Terkini

831 Orang Guru Profesional Dikukuhkan, Warek 1 Unika St Paulus Ruteng Tegaskan Transformatif

Pengukuhan Guru Profesional yang diangkat dengan tema "Guru Profesional: Mengabdi dengan Ilmu dan Mendidik Dengan Hati'" berlangsung secara daring

Penulis: Robert Ropo | Editor: Yeni Rahmawati
POS-KUPANG.COM/HO
PENGUKUHAN - Pengukuhan Guru Profesional Program PPG Guru Tertentu Periode III Tahun 2025 Unika St Paulus Ruteng, Sabtu (31/1/2026).  

Ringkasan Berita:
  • Pengukuhan Guru Profesional yang diangkat dengan tema "Guru Profesional: Mengabdi dengan Ilmu dan Mendidik Dengan Hati'" berlangsung secara daring dan Luring yang bertempat di Aula GUT Lantai 5 Unika St Paulus Ruteng, Sabtu (31/1/2026).
  • 831 orang Guru Profesional Program PPG dari tiga jurusan atau bidang studi yakni PGSD, Matematika, dan Bahasa Inggris yang dikukuhkan. 

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, RUTENG -- 831 orang Guru Profesional Program PPG Guru Tertentu, Periode III Tahun 2025 Unika St Paulus Ruteng resmi dikukuhkan. 

Pengukuhan Guru Profesional yang diangkat dengan tema "Guru Profesional: Mengabdi dengan Ilmu dan Mendidik Dengan Hati'" berlangsung secara daring dan Luring yang bertempat di Aula GUT Lantai 5 Unika St Paulus Ruteng, Sabtu (31/1/2026).

831 orang Guru Profesional Program PPG dari tiga jurusan atau bidang studi yakni PGSD, Matematika, dan Bahasa Inggris yang dikukuhkan. 

Warek 1 Unika St Paulus Ruteng, Dr. Marselus Ruben Payong, M.Pd, dalam sambutanya menyampaikan proficiat kepada 831 orang Guru Profesional Program PPG yang telah dikukuhkan. 

Menurut Dr Marselus, Guru Profesional meskipun hanya dalam waktu yang singkat belajar di Unika St Paulus Ruteng sebagai LPTK, tetapi tetap terhitung lahir dari kampus Unika St Paulus Ruteng dengan visi "Komunitas akademik yang transformatif, kolaboratif, berkarakter." 

Karena itu, Ia menekankan pentingnya guru Profesional yang telah dilakukan untuk transformatif, selalu berkolaborasi, dan berkarakter. 

Dr Marselus menerangkan, transformatif dimana selalu berubah dan beradaptasi. Transformasi mengandaikan suatu proses pergulatan antara realitas dan kesadaran untuk menyesuaikan diri. Transformatif juga berarti selalu menjadi problem solver, bukan problem maker dan menjadi pembelajar sepanjang hayat. 

Baca juga: Komisi Kerasulan Awam Keuskupan Agung Kupang Selenggarakan Diskusi Buku Awal Tahun

Transformafif tidak sama dengan metamorfosa. Transformasi itu perubahan yang menyeluruh dalam segala dimensi kemampuan dan kapasitas. Sedangkan metamorfosa hanya perubahan pada aspek lahiriah, fisik.

Sedangkan kolaboratif bisa bekerja dengan siapa saja, bisa bekerja sama, tidak hanya single fighter, selalu menganggap teman kolega, siapa saja sebagai mitra kolaboratif atau partner yg saling mendukung. Kolaboratif berarti dapat bekerja dengan siapa saja, apapun latar belakang atau karakteristiknya atau keunikannya.

Ia juga meminta para guru Profesional yang telah dikukuhkan untuk berkarakter.

Unika St. Paulus Ruteng memiliki 4 nilai pokok yg membentuk karakter semua sivitas akademikanya yakni resiliens, integritas, loyalitas dan solidaritas.

Dimana resiliensi (tantangan terberat zaman ini adalah kehadiran AI), integritas (taat asas, menjadi teladan, jujur, loyalitas, dan solidaritas. 

Menurutnya para guru yang dikukuhkan menjadi guru profesional dibimbing dan mengalami proses pembelajaran untuk menjadi guru profesional yang sekurang-kurangnya memiliki 4 kompetensi yakni pedagogik, profesional, kepribadian dan sosial. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved