Manggarai Timur Terkini
Warga Minta Pemda Turunkan Alat Berat Cari 2 Korban Terimbun Longsor di Manggarai Timur
Warga menilai sejak korban hilang diduga tertimbun longsor, Tim SAR Gabungan hanya bermodalkan pencarian secara manual dengan peralatan seadanya.
Penulis: Robert Ropo | Editor: Yeni Rahmawati
Ringkasan Berita:
- Warga meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Manggarai Timur untuk menurunkan alat berat untuk mempercepat proses pencarian 2 orang korban yang masih hilang diduga tertimbun tanah longsor di Kampung Tuwa, Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi NTT pada Kamis (22/1/2026).
- Pasalnya, warga menilai sejak korban hilang diduga tertimbun longsor, Tim SAR Gabungan hanya bermodalkan pencarian secara manual dengan peralatan seadanya.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo
POS-KUPANG.COM, BORONG -- Warga meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Manggarai Timur untuk menurunkan alat berat untuk mempercepat proses pencarian 2 orang korban yang masih hilang diduga tertimbun tanah longsor di Kampung Tuwa, Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi NTT pada Kamis (22/1/2026).
Pasalnya, warga menilai sejak korban hilang diduga tertimbun longsor, Tim SAR Gabungan hanya bermodalkan pencarian secara manual dengan peralatan seadanya.
Sementara medan sulit dimana banyak tanah berumpur, bebatuan dan pohon-pohon besar memperlambat proses pencarian korban yang diduga tertimbun longsor.
Menanggapi permintaan itu, Pemda Manggarai Timur melalui BPBD Kabupaten Manggarai Timur sementara ini dalam proses untuk mengkerahkan alat berat jenis excavator 1 unit menuju lokasi guna membantu proses pencarian.
Kepala BPBD Kabupaten Manggarai Timur, Agustinus Susanto, kepada POS-KUPANG.COM, Minggu 25 Januari 2026 siang, mengatakan alat berat saat ini sedang menuju lokasi.
"Alat berat sekarang sedang dalam perjalanan ke lokasi dari Desa Compang Mekar menuju Kampung Tuwa, Desa Goreng Meni untuk proses pencarian terhadap 2 korban yang masih hilang itu,"ujarnya.
Agustinus mengatakan, kini BPBD ketiadaan alat berat, sehingga alat berat yang dikerahkan untuk membantu pencarian korban yang diduga tertimbun tanah longsor itu dengan menyewa pihak ketiga yang mempunyai alat berat itu.
Baca juga: Awal Januari 2026, 48 Bencana Alam Terjang Sikka, Satu Orang Meninggal Dunia
Proses Pencarian Berlanjut Hari ke-3
Proses pencarian terhadap 2 korban yang hilang yakni Yustina Mira (19) warga Kampung Tuwa, Desa Goreng Meni, dan Theresia Resem (57) warga Kampung Tontong Desa Compang Weluk, Kecamatan Lamba Leda Selatan yang diduga tertimbun longsor, Kamis 22 Januari 2026 sore di Desa Goreng Meni dilanjutkan pada hari ke-3, Minggu 25 Januari 2026.
Agustinus mengatakan, proses pencarian dengan menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu alat berat yang kini sedang dalam perjalanan menuju Lokasi. (rob)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
longsor
Manggarai Timur
Tim SAR Gabungan
BPBD
tertimbun tanah longsor
Evergreen
Pos Kupang Hari Ini
POS-KUPANG.COM
| Polres Manggarai Timur Cek Kesehatan Gratis Sopir Bus, Kerja Sama dengan Dishub dan Dinkes |
|
|---|
| Warga Borong Minta Bangun Tembok Pagar pada Jurang Bekas Longsor di Golo Loni |
|
|---|
| Lahan Mabharuju Layak untuk Sekolah Rakyat dari Tiga Lokasi Yang Diusulkan Pemda Manggarai Timur |
|
|---|
| Warga Sita Nilai Pemprov NTT Tutup Mata, Abaikan Perbaikan Irigasi Wae Dingin 2 |
|
|---|
| Tim SAR Sat Brimobda NTT Gerak Cepat Bantu Pencarian Korban Tertimbun Longsor di Manggarai Timur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Berita-Manggarai-Minggu-25-Jan-26-1.jpg)