Belu Terkini
Hadapi Cuaca Ekstrem, Lapas Atambua Perketat Kontrol Keamanan Blok Hunian
Ia menegaskan keselamatan warga binaan dan keamanan institusi merupakan prioritas utama Lapas Atambua.
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Oby Lewanmeru
Ringkasan Berita:
- Lapas Atambua perketat pengawasan di blok hunian
- Kepala Pengamanan Lapas (Ka.KPLP) Atambua, Adi Maxim Li, melaksanakan kontrol malam di blok hunian
- Keselamatan warga binaan dan keamanan institusi merupakan prioritas utama Lapas Atambua
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Atambua meningkatkan kesiapsiagaan dengan memperketat pengawasan dan kontrol keamanan, khususnya pada blok dan kamar hunian warga binaan.
Langkah ini dilakukan sebagai respons atas peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi hujan lebat disertai angin kencang pada 20 hingga 22 Januari 2026.
Kepala Pengamanan Lapas (Ka.KPLP) Atambua, Adi Maxim Li, saat melaksanakan kontrol malam, melakukan penyisiran dan pengecekan intensif di sejumlah area vital, mulai dari perkantoran, dapur, bengkel kerja, hingga blok dan kamar hunian warga binaan, Selasa (21/01/2026).
Baca juga: Cuaca Ekstrem di Kota Kupang, Aktivitas di Bandara Internasional El Tari Kupang Lancar
Menurutnya, langkah ini bertujuan memastikan kondisi bangunan, keamanan, serta kenyamanan warga binaan tetap terjaga di tengah cuaca yang tidak menentu.
Adi menjelaskan hujan lebat yang disertai angin kencang berpotensi menimbulkan risiko teknis maupun non-teknis.
Oleh karena itu, petugas melakukan pengecekan menyeluruh, terutama pada bagian atap bangunan untuk mengantisipasi kebocoran, serta memastikan saluran drainase di sekitar blok hunian berfungsi dengan baik agar tidak terjadi genangan air atau banjir.
“Selain kondisi fisik bangunan, aspek kelistrikan juga menjadi perhatian serius. Kami memastikan seluruh instalasi listrik dalam kondisi aman dan terlindungi dari paparan air hujan, sehingga dapat mencegah terjadinya korsleting yang berpotensi memicu kebakaran,” jelasnya.
Ia menegaskan keselamatan warga binaan dan keamanan institusi merupakan prioritas utama Lapas Atambua.
“Kami berkomitmen untuk selalu sigap menghadapi segala kemungkinan. Melalui kontrol rutin dan langkah pencegahan ini, kami berupaya meminimalisir dampak buruk akibat cuaca ekstrem,” tambah Adi.
Langkah antisipatif tersebut mendapat respons positif dari warga binaan. Kehadiran petugas yang melakukan pengecekan langsung ke kamar hunian dinilai memberikan rasa aman di tengah kekhawatiran akan cuaca buruk.
“Kami merasa lebih tenang karena petugas sigap mengecek plafon yang bocor dan kabel-kabel listrik. Saat angin kencang kemarin, kami sempat khawatir, tapi dengan adanya kontrol rutin ini kami merasa keselamatan kami diperhatikan,” ungkap salah satu warga binaan, Jefri.
Mengingat kondisi geografis NTT yang rawan terhadap perubahan cuaca ekstrem, jajaran Lapas Atambua juga mengimbau seluruh warga binaan untuk menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan, serta segera melapor kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda kerusakan bangunan atau gangguan kelistrikan sekecil apa pun. (gus)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Kalapas-Atabua-cek-Lapas.jpg)