Sabtu, 2 Mei 2026

Sumba Barat Daya Terkini

Serahkan Bantuan Alat Tukang, Bengkel dan Tenun: Bupati SBD Minta Jangan Jual Tapi Gunakan

Penerima bantuan itu sebanyak 17 orang yakni 9 orang difabel dengan rincian 2 orang menerima bantuan alat bengkel seperti kompresor dan lainnya.

Tayang:
Penulis: Petrus Piter | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
SERAHKAN BANTUAN - Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonnu Wulla foto bersama usai menyerahkan bantuan peralatan tukang, bengkel dan bahan tenun kepada 17 warga setempat. 
Ringkasan Berita:
  • Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, S.T secara resmi menyerahkan bantuan peralatan tukang, bengkel  bahan tenun
  • Ratu Wulla meminta agar bantuan itu dipergunakan bukan dijual
  • Penerima bantuan sebanyak 17 orang yakni 9 orang difabel dengan rincian 2 orang menerima bantuan alat bengkel seperti kompresor dan lainnya
  • Selanjutnya 2 orang menerima alat pertukangan dan 5 orang lainnya menerima bahan tenun seperti benang dan lain-lain.

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM,  Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, TAMBOLAKA - Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, S.T secara resmi menyerahkan bantuan peralatan tukang, bengkel  bahan tenun kepada 17 warga Sumba Barat Daya di lopo rumah jabatan Bupati Sumba Barat Daya, Selasa (23 /12/2025).

Bantuan tersebut berasal dari Dinas Sosial Sumba Barat Daya untuk kelompok penyandang kesejahteraan sosial.

Penerima bantuan itu sebanyak 17 orang yakni 9 orang difabel dengan rincian 2 orang menerima bantuan alat bengkel seperti kompresor dan lainnya.

Selanjutnya 2 orang menerima alat pertukangan dan 5 orang lainnya menerima bahan tenun seperti benang dan lain-lain.

Sedangkan 8 orang lain dengan kehidupan ekonomi pas-pasan menerima bantuan peralatan pertukangan.

Baca juga: Pedagang Ikan Pasar Obakomi Sumba Barat Daya Minta Pemerintah Sediakan Penerangam Listrik

Kepada 17 warga penerima bantuan tersebut, Bupati Ratu Wulla berpesan agar menggunakan peralatan tukang, bengkel dan bahan tenun dengan baik untuk  meningkatkan kehidupan ekonomi keluargannya, bukan untuk dijual.

"Jangan menjadi beban keluarga. Gunakan peralatan ini dengan baik sesuai ketrampilan masing-masing untuk menghasilkan uang demi berbelanja memenuhi kebutuhan keluarga. Uang hasil usaha bengkel, tukang dan tenun ikat, jangan belanjakan semua. Sisakan sebagian untuk biaya perawatan peralatan agar tetap eksis," ujarnya.

Untuk itu, ia meminta masyarakat penerima bantuan itu dapat menggunakannya dengan baik demi memenuhi kebutuhan hidupnya.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Sumba Barat Daya, Lukas Patimone dalam laporannya mengatakan program tersebut menyasar kelompok penyandang kesejahteraan sosial yang memiliki kehidupan ekonomi pas-pasan.

Harapan melalui bantuan peralatan ini dapat meningkatkan kehidupan ekonomi masyarakat kecil tersebut.  (pet)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved