Selasa, 2 Juni 2026

TTU Terkini

100 Anggota Muda PMKRI Cabang Kefamenanu Antusias Ikut Mabim

Kegiatan Mabim ini berlangsung selama 3 hari di Aula Gereja Santo Yohanes Pemandi Naesleu, Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Tayang:
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Yeni Rahmawati
POS-KUPANG.COM
MATERI JURNALISTIK - Jurnalis Pos Kupang, Dionisius Lagaama Rebon beserta Presidium Ristek PMKRI Cabang Kefamenanu dan anggota baru PMKRI Cabang Kefamenanu menyampaikan materi tentang jurnalistik pada kegiatan MABIM PMKRI Cabang Kefamenanu, Sabtu, (13/12/2025). 
Ringkasan Berita:

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon 

POS-KUPANG.COM - 100 anggota muda Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Kefamenanu Santcus Yohanes Don Bosco mengikuti Masa Bimbingan (Mabim).

Kegiatan Mabim ini berlangsung selama 3 hari di Aula Gereja Santo Yohanes Pemandi Naesleu, Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan ditutup, Sabtu (13/12/2025).

Tampak ratusan anggota PMKRI tersebut begitu antusias menerima materi dari para narasumber.

Ketua Presidium PKMRI Cabang Kefamenanu, Markolindo Balibo menjelaskan Mabim merupakan salah satu proses pengkaderan lanjutan di Organisasi Mahasiswa PMKRI. Mabim digelar pasca pelaksanaan Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB).

Ia menyampaikan bahwa MABIM ini merupakan salah satu kegiatan yang wajib diikuti oleh seluruh kader PMKRI.

Melalui proses pengkaderan ini, lanjutnya, para anggota PMKRI didorong untuk menanamkan semangat semboyan manunggal dengan umat terlibat dengan rakyat.

Menurut Marko, MABIM merupakan tahapan lanjutan dari Masa Penerimaan Anggota Baru.

Baca juga: Perkuat Kebersamaan, Keluarga Besar Arisan Oehonis Rote Ndao Rayakan Natal Tahun 2025

Sedangkan pengkaderan ialah sentral dari sebuah organisasi.

Pada hakikatnya, kata Marko, kaderisasi merupakan bagian penting dari dalam PMKRI.

Kaderisasi adalah proses untuk membentuk anggota agar memiliki kompetensi agar memiliki tanggung jawab dalam menjalankan tugas di dalam organisasi.

"Layaknya sebuah perjalanan, semua perjalanan dilakukan dengan langkah pertama, langkah pertama tersebut sangat penting untuk tujuan dari perjalanan yang akan dicapai,” ujarnya.

Dikatakan Marko, MABIM merupakan agenda pendidikan formal yang harus dilakukan dengan tujuan membina dan melatih kader menjadi kritis dan konseptual, dengan berazaskan tiga benang merah yang menjadi landasan PMKRI, yaitu Kristianitas, Fraternitas dan Intelektualitas.

Pada tahun ini, lanjutnya, anggota baru PMKRI Cabang Kefamenanu cukup banyak. Mereka akan ditempa menjadi pribadi yang berbeda dengan para mahasiswa yang lain.

Langkah-langkah penting PMKRI Cabang Kefamenanu dalam melahirkan kader yang militan serta memiliki kompetensi mumpuni ini demi menciptakan generasi unggul dan hebat.

Ia berharap, melalui pelaksanaan MABIM ini militansi dan tanggung jawab para anggota baru PMKRI Cabang Kefamenanu bisa tumbuh dan berguna bagi banyak orang.

Sementara itu, salah satu anggota baru bernama Jefer Naihati mengatakan bahwa materi yang mereka terima selama 3 hari kegiatan MABIM ini sangat bermanfaat.

Sebagai mahasiswa, Jefer mengakui bahwa, ada banyak hal yang mereka terima di luar proses perkuliahan di kampus ketika bergabung dalam PMKRI. Proses belajar bertahap dan berbobot menjadi bekal bagi mereka.

"Kesempatan seperti ini tidak pernah diperoleh sebelum bergabung bersama PMKRI. Melalui kegiatan ini dalam semua tahapan yang ada di dalam PMKRI," tukasnya.

Ia berharap bisa menjadi lebih baik sebagai mahasiswa dan sebagai anggota PMKRI Cabang Kefamenanu(*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved