Kamis, 23 April 2026

Sabu Raijua Terkini

Pemkab Sabu Raijua Gelar Operasi Pasar Murah

Operasi pasar murah tersebut telah dilaksanakan sejak awal September 2025 dan akan dilaksanakan sampai dengan Desember 2025.

Penulis: Elisabeth Eklesia Mei | Editor: Sipri Seko
POS-KUPANG.COM/EKLESIA MEI
PASAR MURAH-  Bupati Sabu Raijua, Krisman B Riwu Kore bersama Kadis Disperindag dan lainnya menyerahkan mengikuti pasar murah di Kecamatan Hawu Mehara. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eklesia Mei

POS-KUPANG.COM, SEBA — Dalam rangka pengendalian inflasi khususnya stabilisasi harga beras yang mulai naik secara nasional hingga kabupaten, Pemkab Sabu Raijua melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Sabu Raijua menggelar operasi pasar murah. 

Kepala DPMPTSP Perindag Sabu Raijua, Lagabus Pian, Kamis (25/9) mengatakan, operasi pasar murah tersebut telah dilaksanakan sejak awal September 2025 dan akan dilaksanakan sampai dengan Desember 2025. Kegiatan ini, ujarnya, bergilir di 6 kecamatan termasuk ke desa/pasar desa. 

Selain Disperindag, kata Lagabus, pemerintah melalui berbagai instansi telah ikut berpartispasi dalam pengendalian harga beras baik yaitu melalui Dinas Pertanian, Kepolisian dan TNI.  “Semua upaya ini merupakan kolaborasi untuk menciptakan ketercukupan pangan masyarakat serta stabilisasi harga kebutuhan pokok khususnya beras.

Dia mengatakan, Pemkab juga bekerjasama dengan Bulog Sabu Raijua dalam mendistribusikan beras SPHP kepada masyarakkat dengan harga yang lebih murah. Dikatakan Lagabus, beras saat ini dipasar umum dijual dengan harga Rp 14.000 sampai dengan Rp 15.300 dan pada kegiatan operasi pasar murah dijual dgn harga Rp 13.000 sampai dengan Rp 13.600. 

Selain itu, lanjutnya, harga minyak goreng di pasar umum yaitu Rp 20.000 sampai dengan Rp 22.000 per liter dan operasi pasar murah dijual dengan harga Rp 18.000 per liter. Sementara, untuk gula pasir Rp 20.000 per kilogram dan pada operasi pasar murah dijual Rp 19.000 per kilogram.

“Animo pembelian beras cukup tinggi mengingat harga jual barang saat pasar murah cukup membantu memulihkan daya beli masyarakat. Khusus bulan November hingga Desember kita akan fokus pada komoditi telur ayam dan terigu untuk memenuhi kebutuhan hari Raya Natal dan Tahun Baru,” ungkap Lagabus.

Lagabus mengatakan, dalam operasi pasar murah tersebut, alokasi beras yang disiapkan yaitu sebanyak 180 ton, gula pasir 5.000 kilogram, minyak goreng 8.000 liter, tepung terigu 5.000 kilogram dan telur ayam 50.000 butir. “Setiap kali OPM kami siapkan beras 5 hingga 10 ton, gula pasir dan minyak goreng masing-masing 500 kilogram dan 500 liter. Masyarakat yang mau membeli wajib membawa kartu keluarga dan uang,” ucap Lagabus.

Lagabus menambahkan, Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua telah mengaktifkan Satgas Pangan dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang senantiasa memantau stok dan memonitor perkembangan harga barang kebutuhan pokok masyarakat serta telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi jika terjadi kekurangan stok ataupun kenaikan harga. (mey)

 

 

 

 

Baca berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE.NEWS

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved