Senin, 8 Juni 2026

Kebakaran di Ngada

Penyebab Kebakaran di Bajawa Belum Terkuak, Polres Ngada Datangkan Tim Forensik Denpasar

Untuk mengungkap penyebab pasti peristiwa tersebut, polisi mendatangkan tim Laboratorium Forensik dari Denpasar, Bali.

Tayang:
Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/CHARLES ABAR
Tim Laboratorium Forensik Denpasar melakukan pengambilan sampel di lokasi kebakaran di Kelurahan Kisanata, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, Sabtu (6/6/2026), untuk mengungkap penyebab kebakaran yang masih menjadi misteri. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Charles Abar

POS-KUPANG.COM, BAJAWA Polres Ngada terus mendalami penyebab kebakaran hebat yang terjadi di Kelurahan Kisanata, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, pada Kamis (4/6/2026) dini hari.

Untuk mengungkap penyebab pasti peristiwa tersebut, polisi mendatangkan tim Laboratorium Forensik dari Denpasar, Bali.

Kebakaran tersebut mengakibatkan kerugian besar. Dua rumah warga hangus terbakar, sementara satu ruang kelas dan perpustakaan sekolah ludes dilalap api. Kantor DPD II Partai Golkar Kabupaten Ngada juga tidak luput dari amukan si jago merah.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden tersebut menyebabkan kerugian material yang ditaksir cukup besar.

Pantauan di lokasi kejadian, Sabtu (6/6/2026) pagi, dua personel Inafis bersama tim Laboratorium Forensik Denpasar yang membawahi wilayah Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Tim forensik terlihat mengumpulkan sejumlah sampel dari lokasi kebakaran untuk diperiksa lebih lanjut. Selain itu, keterangan dari sejumlah saksi juga dihimpun guna membantu proses penyelidikan.

Kapolres Ngada, AKBP Andrey Valentino, yang turut mendampingi proses olah TKP mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan secara mendalam dengan melibatkan tenaga ahli forensik.

Baca juga: Pemerintah Kabupaten Ngada Turun Lapangan Bantu Korban Kebakaran di Kisanata

"Hari ini kita datangkan ahli dan dilakukan olah TKP. Selanjutnya akan kita proses lebih lanjut," ujar AKBP Andrey Valentino.

Ia menegaskan, hingga saat ini pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan penyebab kebakaran tersebut karena masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim ahli.

"Kita belum bisa menyimpulkan. Tunggu proses sampai selesai," katanya.

Dalam proses olah TKP, para korban juga turut hadir untuk memberikan informasi yang diperlukan penyidik. Sejumlah titik yang diduga berkaitan dengan sumber api diperiksa secara detail. Rekaman CCTV dari beberapa sudut sekitar lokasi kejadian juga didokumentasikan dan akan didalami guna membantu mengungkap penyebab kebakaran.

Polres Ngada berharap hasil pemeriksaan laboratorium forensik dapat memberikan petunjuk yang lebih jelas mengenai asal mula kebakaran yang menghanguskan sejumlah bangunan tersebut. (cha)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved