Breaking News
Rabu, 20 Mei 2026

NTT Terkini

Pertamina Patra Niaga Luncurkan Model Ekonomi Sirkular "Kampung Berseri"

Inisiatif ini menandai kebangkitan kesadaran ekologis kolektif yang menyatukan kelestarian lingkungan dengan ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi

Tayang:
Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO
Memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang sarat akan nilai kemandirian bangsa, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) El Tari resmi meluncurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) terintegrasi bertajuk Bank Sampah Kampung Berseri (Bersih, Sehat, Asri).  

POS-KUPANG.COM, KUPANG – Memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang sarat akan nilai kemandirian bangsa, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) El Tari resmi meluncurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) terintegrasi bertajuk Bank Sampah Kampung Berseri (Bersih, Sehat, Asri). 

Program inovatif yang berjalan sepanjang tahun 2026 ini dirancang sebagai jawaban atas tantangan pengelolaan sampah perkotaan di Kota Kupang, dengan memperkuat kapasitas kemitraan lokal bersama Bank Sampah Mutiara Timor.

Inisiatif ini menandai kebangkitan kesadaran ekologis kolektif yang menyatukan kelestarian lingkungan dengan ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di empat kelurahan strategis, yaitu Penfui, Maulafa, Pasir Panjang, dan Oesapa.  

Permasalahan sampah domestik di Kota Kupang yang berdampak pada lingkungan dan kesehatan mendorong Pertamina Patra Niaga AFT El Tari dan Bank Sampah Mutiara Timor mengembangkan model ekonomi sirkular terpadu pada tahun 2026. Program ini fokus mengoptimalkan pemanfaatan sampah organik menjadi sistem siklus tertutup (closed-loop system) untuk meminimalkan sampah sekaligus menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat. 

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyampaikan pandangannya, “Hari Kebangkitan Nasional merupakan momentum terbaik untuk mengobarkan semangat kemandirian masyarakat. Melalui program Kampung Berseri bersama AFT El Tari, kami hadir untuk mengintegrasikan pengelolaan lingkungan dengan peningkatan kesejahteraan warga secara mandiri,”papar Ahad.

Ditambahkan, juga kerangka kerja program ini dirancang secara sirkular untuk melindungi ekosistem dari pencemaran alam, membuka peluang usaha baru, mendorong partisipasi aktif warga, serta meningkatkan higienitas lingkungan demi tercapainya kualitas hidup masyarakat Nusa Tenggara Timur yang jauh lebih baik dan sehat.  

Keberlanjutan jangka panjang dari inisiatif ini turut ditopang oleh penguatan kapasitas internal dan edukasi publik yang masif dengan target utama menyasar 25 karyawan serta 100 nasabah aktif Bank Sampah Mutiara Timor.

Baca juga: Pertamina Distribusi 4.000 Liter Pertamax ke Amfoang Kabupaten Kupang

Pendampingan internal diperkokoh melalui serangkaian workshop tata kelola kelembagaan, manajemen manajerial, pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) bagi para petugas lapangan, serta pemberian bantuan sarana pengembangan operasional.

Di sisi luar, gerakan penyadartahuan publik dikampanyekan secara gencar melalui Roadshow bertajuk "Ubah Sampah Jadi Berkah" di tengah pemukiman warga, serta gerakan literasi lingkungan bertema "Bank Sampah Goes to School" untuk menanamkan kepedulian ekologis sejak dini kepada generasi muda di sekolah-sekolah setempat.  

Ketua Bank Sampah Mutiara Timor, Meilsi Mansula menyampaikan bahwa sinergi yang dihadirkan oleh Pertamina Patra Niaga AFT El Tari melalui program Kampung Berseri ini memberikan energi baru bagi Bank Sampah Mutiara Timor dimana  tantangan sampah di Kota Kupang sangat besar, namun dengan integrasi ke sektor peternakan ayam dan kebun organik, sampah tidak lagi menjadi beban melainkan berkah yang mendatangkan pendapatan tambahan.

“Bagi kami pendampingan kelembagaan dan pelatihan K3 yang diberikan menjadi modal berharga bagi pengurus dan seratus nasabah kami untuk bangkit mengelola lingkungan secara profesional dan mandiri. Ini adalah bentuk nyata kebangkitan ekonomi dan lingkungan yang sesungguhnya di tanah Timor,” papar Meilsi. 

Keberhasilan perluasan dampak sosial dan ekonomi sirkular dari program Bank Sampah Kampung Berseri ini menjadi bukti nyata dari keberhasilan kolaborasi multipihak yang harmonis.

Langkah sinergis yang dirajut oleh pelaksana program bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Kupang serta jajaran Pemerintah Kelurahan Oesapa, Pasir Panjang, Maulafa, dan Penfui, menegaskan komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola perkotaan yang bersih dan tangguh.

Model pengelolaan sampah berbasis zero waste terintegrasi ini diharapkan mampu terus berkembang dan menginspirasi wilayah lain di Nusa Tenggara Timur dalam membangun kedaulatan ekonomi hijau yang mandiri. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved