Sabtu, 16 Mei 2026

NTT Terkini 

Mendes Minta Kepala Daerah di NTT Ajukan Program dari Desa 

Dia menyebut, kunjungan Mendes Yandri di NTT menjadi sinyal bahwa program dari Kementerian Desa akan masuk ke NTT.

Tayang:
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
WAWANCARA - Menteri Desa Yandri Susanto ketika diwawancarai terkait dengan intervensi program Pemerintah Pusat untuk NTT. Jumat, (15/5/2026) di Auditorium Undana. 
Ringkasan Berita:
  • Menteri Desa Yandri Susanto mengajak para Kepala Daerah di NTT agar mengajukan berbagai program dari desa untuk mendapat intervensi pembiayaan dari APBN
  • Yandri Susanto menyebut NTT memiliki banyak potensi desa yang bisa dilakukan pengembangan
  • Wakil Ketua Komisi IV DPR RI sekaligus Ketua DPW PAN NTT Ahmad Yohan mengatakan, instruksi dari Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan meminta semua pengurus dan anggota DPRD maupun Kepala daerah dari PAN agar membantu Pemerintahan untuk membangun bangsa. 

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Menteri Desa Yandri Susanto mengajak para Kepala Daerah di NTT agar mengajukan berbagai program dari desa untuk mendapat intervensi pembiayaan dari APBN. 

Yandri mengatakan, ia telah melaksanakan kunjungan ke salah satu desa di Kabupaten Kupang, Jumat (15/5/2026). Ia melihat potensi desa yang cukup untuk dilakukan pengembangan. 

"Saya tinjau desa wisata dan desa tematik, kita akan bantu desa-desa di Kupang, bukan saja di Kupang, di NTT," katanya di Auditorium Undana. 

Dia mengatakan, Kementerian Desa memiliki program desa ekspor, tematik, dan wisata. Dari situ, setiap Desa yang melakukan penyampaian proposal, Kementerian Desa akan menilai dan membantu pelaksanaannya. 

Baca juga: Zulhas Sebut Ahmad Yohan Pemimpin Brilian, Yakin PAN Kuasai Peta Politik NTT

Yandri menyebut NTT memiliki banyak potensi desa yang bisa dilakukan pengembangan. Termasuk menggarap sektor unggulan sebagai daya dorong perekonomian lokal, dan bukan saja pemenuhan program makan bergizi gratis (MBG). 

"Kita bisa bikin Desa ayam petelur, desa ayam pedaging, desa wisata, desa ekspor tadi ada rumput laut, kemudian ada desa buah-buahan," katanya. 

Waketum DPP PAN itu mengatakan, banyak program yang disiapkan Kementrian Desa. Ia telah berbicara dengan Gubernur NTT Melki Laka Lena dan para Kepala Daerah tentang hal itu. Rencananya, tahun ini dilakukan sosialisasi dan pelaksanaan di awal tahun 2027.

"Saya sudah bicara dengan Pak Gubernur, Pak Bupati, masuk melalui Pak Ahmad Yohan nanti kita bantu desa-desa di NTT," ujarnya. 

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI sekaligus Ketua DPW PAN NTT Ahmad Yohan mengatakan, instruksi dari Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan meminta semua pengurus dan anggota DPRD maupun Kepala daerah dari PAN agar membantu Pemerintahan untuk membangun bangsa. 

Ahmad Yohan menyebut, komunikasi bersama para pihak terus dilakukan. Semua kerja itu, menurut dia, hanya untuk membantu masyarakat khususnya di NTT. 

"Perintah Bantu Zul harus terus bekerja untuk bantu rakyat," katanya. 

Dia mengatakan, dalam posisinya di DPR RI telah mendukung sehingga lahirnya pembangunan industri garam di Kabupaten Rote Ndao, Sabu Raijua dan Kabupaten Kupang. 

Selain itu, pembangunan lainnya yang masuk ke NTT melalui kerja sama di DPR RI dan Pemerintah Pusat adalah industri udang di Kabupaten Sumba Timur Rp 7 triliun. Saat ini, sudah dilakukan pencairan tahap pertama. 

NTT, kata dia, dalam tahap pertama setidaknya ada lima pembangunan kampung nelayan merah putih. Ahmad Yohan mengaku, NTT akan mendapat alokasi tambahan untuk program yang sama di 20 tempat. 

"Semua yang kita kerjakan ini bukan sekadar elektoral. Tapi tanggung jawab Partai Amanat Nasional sebagaimana perintah Ketua Umum, membangun kolaborasi kemitraan dengan Pemerintah Daerah," katanya. 

Ahmad Yohan mengakui, selama ini tidak ada hambatan apapun dari Pemerintah Daerah sekalipun berbeda partai.

Baginya itu merupakan kunci utama mewujudkan pembangunan menuju kesejahteraan masyarakat. 

Dia menyebut, kunjungan Mendes Yandri di NTT menjadi sinyal bahwa program dari Kementerian Desa akan masuk ke NTT.

Paling tidak, desa tertinggal di NTT mendapat dukungan. 

"Kami akan mengawalnya, bukan kepentingan partai. Ini kepentingan Nusa Tenggara Timur yang kita cintai agar jangan lagi orang bilang NTT ini Nasib Tidak Tentu, karena kita miskin. PAN bersedia bekerja sama seluruh kekuatan untuk bangun NTT," ujarnya. (fan)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved