Rabu, 13 Mei 2026

NTT Terkini

Pemprov NTT yakin Harga Sembako Bisa Kembali Normal

Staf Ahli Gubernur NTT Bidang Perekonomian, Dr Lery Rupidara menyebut, Indonesia, khususnya NTT memiliki pengalaman mengatasi berbagai tekanan

Tayang:
Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM
Staf Ahli Gubernur NTT Bidang Perekonomian Dr. Lery Rupidara ketika diwawancarai. Selasa, (12/5/2026) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Sejumlah daerah di Provinsi NTT melaporkan melambungnya harga bahan pokok. Pemprov NTT, menyakini situasi ini bisa diatur dan kembali pulih. 

Staf Ahli Gubernur NTT Bidang Perekonomian, Dr Lery Rupidara menyebut, Indonesia, khususnya NTT memiliki pengalaman mengatasi berbagai tekanan. 

"Kita sudah sering mengalami berbagai tekanan. Dari Covid, Seroja, tapi akhirnya semua diatasi dengan baik," ujarnya, Selasa (12/5/2026). 

Mantan Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTT itu berkata, cerminan penanganan pada berbagai tantangan sebelumnya menjadi bahan untuk membuat kebijakan kedepan. Termasuk, ihwal efisiensi anggaran. 

Pemprov NTT, kata dia, sangat yakin kondisi ini tidak berkepanjangan. Dia menyebut, NTT sendiri pada tahun lalu memiliki capaian ekonomi yang cukup bagus. 

"Itu suatu pertumbuhan yang bagus. Terus didorong," katanya. 

Baca juga: Pemprov NTT Dorong pengembangan Geothermal di Flores, PLN UIP Nusra Perkuat Komitmen

Meski begitu, masih terdapat masyarakat miskin dan warga yang mengalami stunting. Ia menyebut, persoalan itu menjadi prioritas pemerintah dalam upaya penanggulangan. 

"Yang kita rasakan adalah, perekonomian khususnya keuangan daerah memang tidak biasa-biasa. Ada tekanan," ujarnya. 

Dia mengatakan, mengurus pemerintahan bukan saja urusan kepala daerah beserta perangkatnya semata. Setiap orang bertanggung jawab dalam perkembangan daerah dan bangsa. 

Lery mengklaim, pemerintah terus melakukan berbagai pekerjaan dengan tepat sasaran yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan bagi publik. Baginya, semua progam itu direncanakan dengan sebaik-baiknya. 

Sisi lain, pelaksanaan setiap program juga menggandeng semua pihak. Menurut dia, amanat pembangunan adalah bagian dari kebersamaan. Ia juga memberi saran untuk masyarakat, menyikapi situasi ekonomi yang sedang gejolak. 

"Konsumsi bijak. Jangan sampai ada yang terbuang, tingkatkan produktifitas. Pererat hubungan sosial. Kita punya modal sosial kuat," katanya. (fan)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved