Kamis, 30 April 2026

NTT Tekini

Gubernur NTT Dorong KUR jadi Instrumen Ekonomi Kerakyatan 

Melki hadir bersama Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi dan Wakil Bupati Ende Dominikus Minggu Mere.

Tayang:
Editor: Ryan Nong
POS-KUPANG.COM/ YUAN LULAN
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena menekankan pentingnya tata kelola yang baik dari seluruh bank penyalur agar KUR dapat berfungsi optimal sebagai instrumen penggerak ekonomi kerakyatan. 

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melki Laka Lena menekankan pentingnya tata kelola yang baik dari seluruh bank penyalur agar KUR dapat berfungsi optimal sebagai instrumen penggerak ekonomi kerakyatan.

Hal itu disampaikan Gubernur Melki Laka Lena dalam Sosialisasi dan Akad Massal KUR Provinsi Nusa Tenggara Timur di Labuan Bajo, Selasa (28/4/2026). 

Dalam kegiatan itu, Melki hadir bersama Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi dan Wakil Bupati Ende Dominikus Minggu Mere.

Baca juga: 19 Ribu Pelaku UMKM di NTT Sudah Akses Pembiayaan Melalui KUR

Menurut dia, efektivitas penyaluran KUR tidak hanya ditentukan oleh besaran pembiayaan, tetapi juga oleh tata kelola yang mendukung pemerataan manfaat bagi masyarakat.

“KUR harus menjadi instrumen penggerak ekonomi kerakyatan, sehingga cita-cita keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dapat benar-benar terwujud,” ujarnya

Penyaluran Capai Rp 898 miliar

Pada kesempatan yang sama, Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan secara nasional, penyaluran KUR hingga 26 April 2026 tercatat mencapai Rp 91,6 triliun kepada 1,4 juta pelaku UMKM.

Kualitas penyaluran juga disebut terus membaik. Hal itu tercermin dari 63,12 persen KUR yang telah disalurkan ke sektor produksi, yang selama ini menjadi fokus pemerintah untuk memperkuat kapasitas usaha dan produktivitas pelaku UMKM.

Di tingkat daerah, penyaluran KUR di Provinsi Nusa Tenggara Timur telah mencapai Rp 898 miliar kepada lebih dari 19.000 pelaku UMKM.

Capaian itu menunjukkan akses pembiayaan di NTT terus berkembang, di tengah potensi ekonomi daerah yang dinilai besar, termasuk sebagai salah satu destinasi pariwisata unggulan nasional yang membuka peluang pengembangan UMKM dan integrasi ke pasar global.

“Saya berharap kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam membuka akses pembiayaan yang lebih luas bagi UMKM, serta memberikan dampak langsung bagi penguatan ekonomi daerah,” ujar Maman.

Manfaatkan Secara Optimal

Maman Abdurrahman juga mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Nusa Tenggara Timur (NTT) memanfaatkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) secara optimal sebagai pengungkit pengembangan usaha. 

Menurut dia, pemanfaatan KUR perlu dibarengi disiplin penggunaan dana, pengelolaan usaha yang baik, serta inovasi untuk memperluas pasar.

“Saya berpesan kepada pengusaha UMKM di NTT untuk disiplin dalam menggunakan dana KUR sebagai modal usaha, mengelola usaha dengan baik, dan terus berinovasi agar mampu memperluas pasar,” ujar Maman.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved