Minggu, 26 April 2026

NTT Terkini

Menteri Koperasi Janji Perhatikan Ketersediaan Energi Mendukung Koperasi Merah Putih 

Ferry mengatakan ada 6.300 KDKMP dengan alat kelengkapan yang telah selesai dibangun. Saat ini ada 25.000 KDKMP yang sedang dilakukan pembangunan

Penulis: Irfan Hoi | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/Irfan Hoi
MENKOP RI - Menteri Koperasi (Menkop) RI Ferry Juliantono ketika diwawancarai usai mengunjungi Koperasi Kelurahan Merah Putih Manulai II, Kota Kupang. Sabtu, (25/4/2026).  
Ringkasan Berita:
  • Menteri Koperasi (Menkop) RI Ferry Juliantono berjanji akan memperhatikan ketersediaan energi
  • Ferry mengatakan ada 6.300 KDKMP dengan alat kelengkapan yang telah selesai dibangun
  • Salah satu energi alternatif yang bisa digunakan adalah energi baru terbarukan seperti surya

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG –Menteri Koperasi (Menkop) RI Ferry Juliantono berjanji akan memperhatikan ketersediaan energi dalam mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). 

Ferry mengatakan ada 6.300 KDKMP dengan alat kelengkapan yang telah selesai dibangun. Saat ini ada 25.000 KDKMP yang sedang dilakukan pembangunan. 

"Dalam tahap operasional ini kita juga konsen terhadap desa dan kelurahan yang masih membutuhkan dsn dukungan dari ketersediaan energi," katanya, Sabtu (25/4/2026) ketika meninjau Koperasi Kelurahan Merah Putih Manulai II, Kota Kupang, NTT. 

Salah satu energi alternatif yang bisa digunakan adalah energi baru terbarukan seperti surya. Itu bertujuan sebagai ketersediaan sistem kelistrikan. Energi itu bisa dimanfaatkan pada Desa/Kelurahan.

Baca juga: Eks Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi: Pokoknya Kita Setia di Garis Rakyat

Energi itu, kata dia, tidak saja untuk keperluan gerai koperasi tetapi juga untuk rumah tangga yang masih berkaitan dengan koperasi. Dia menyebut, NTT tidak saja mengembangkan energi baru terbarukan, tetapi juga pada sektor lainnya. 

"Kita mendorong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini juga ikut terlibat aktif dalam penyediaan SPBU Solat untuk nelayan, pabrik es batu," katanya. 

Dia memuji langkah Koperasi Kelurahan Merah Putih Manulai II yang berani membeli gabah dari petani lokal untuk digiling menjadi beras dan dijual. Kementerian Koperasi, kata dia, akan membantu pada sektor lainnya. 

Artinya, menurut dia, KDKMP bisa bergerak atau berusaha pada berbagai produk. Bahkan, bisa berkolaborasi dan membentuk ekosistem perkoperasian seperti yang dilakukan KKMP Manulai II dan KSP TLM Indonesia. 

"Harus bikin PLTS, yang skalanya kecil. NTT jadi contoh," kata Ferry menanggapi banyak Desa di NTT yang belum memiliki energi listrik. (fan)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved