Kamis, 16 April 2026

Gempa di Flotim dan Lembata

Gempa Adonara, 14 Desa Terdampak, 2.789 Warga Mengungsi

Akibat kerusakan rumah ini, tercatat sebanyak 2.789 warga mengungsi di tenda-tenda darurat dan tenda yang dibangun BPBD

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/ARNOLD WELIANTO
Gempa bumi bermagnitudo sekitar 4,7 yang mengguncang Pulau Adonara, NTT menyebabkan 14 desa pada dua kecamatan yakni Kecamatan Adonara Timur dan Solor Timur terdampak. 
Ringkasan Berita:
  • Gempa bumi bermagnitudo sekitar 4,7 yang mengguncang Pulau Adonara, NTT menyebabkan 14 desa pada dua kecamatan yakni Kecamatan Adonara Timur dan Solor Timur terdampak
  • Dampak gempa menyebabkan 589 unit banganan dan fasilitas umum mengalami kerusakan yang tersebar di 14 desa atau dua kecamatan itu
  • Akibat kerusakan rumah ini, tercatat sebanyak 2.789 warga mengungsi di tenda-tenda darurat dan tenda yang dibangun BPBD Kabupaten Flores Timur

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto

POS-KUPANG.COM, LARANTUKA - Gempa bumi bermagnitudo sekitar 4,7 yang mengguncang Pulau Adonara, NTT menyebabkan 14 desa pada dua kecamatan yakni Kecamatan Adonara Timur dan Solor Timur terdampak. 

Berdasarkan data yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Flores Timur, dampak gempa menyebabkan 589 unit banganan dan fasilitas umum mengalami kerusakan yang tersebar di 14 desa atau dua kecamatan itu. 

Akibat kerusakan rumah ini, tercatat sebanyak 2.789 warga mengungsi di tenda-tenda darurat dan tenda yang dibangun BPBD Kabupaten Flores Timur

Sementara itu, sebanyak 18 warga mengalami luka-luka akibat tertimpa reruntuhan saat diguncang gempa. 

Baca juga: BPBD NTT Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa Bumi di Flotim

Abdulah Atajudi, warga Desa Terong, Kecamatan Adonara Timur mengaku terpaksa menempati tenda darurat karena kondisi rumah rusak dan tidak layak ditempati lagi. Ia berharap perhatian pemerintah untuk kebutuhan warga di lokasi pengungsian. 

"Kerusakan begini, tiang-tiang semua pisah, batu-batu semua runtuh habis, masyarakat minta pemerintah harus buka mata liat masyarakat, kami tinggal di samping rumah, pake tenda darurat," ujarnya Rabu 15 April 2026.

Saat ini warga membutuhkan bantuan mendesak seperti sembako, air bersih, perlengkapan mandi dan cucu, terpal, tikar, perlengkapan bayi dan balita, kursi roda, kasur lipat dan pempers dewasa. (awk)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved