Breaking News
Rabu, 8 April 2026

Erupsi Lewotobi

Waspada, Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi Lagi

Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-laki melaporkan, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO-PVMBG
Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami erupsi, Sabtu 28 Maret 2026 pukul 12:14 WITA. 
Ringkasan Berita:
  • Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami erupsi, Sabtu 28 Maret 2026
  • Tinggi kolom abu teramati kurang lebih 400 meter di atas puncak (± 1.984 m di atas permukaan laut)
  • Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-laki melaporkan, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto

POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami erupsi, Sabtu 28 Maret 2026 pukul 12:14 WITA. 

Tinggi kolom abu teramati kurang lebih 400 meter di atas puncak (± 1.984 m di atas permukaan laut). 

Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-laki melaporkan, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya. 

Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 5.9 mm dan durasi ± 1 menit 26 detik.

Saat ini Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada status level II atau waspada dengan rekomendasi masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 4 km dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

Baca juga: Gunung Lewotobi Laki Laki Alami 13 Kali Gempa Hembusan 1 Harmonik, Dalam 24 Jam 

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) juga menghimbau kepada masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote.

Hingga kini, ribuan warga yang terdampak masih mengungsi di lokasi hunian sementara yang tersebar di wilayah Kecamatan Titehena. (awk)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved