Kamis, 23 April 2026

Kucing Rabies Gigit Warga Belu

DPRD Belu Minta Pemda Data Ulang Anjing dan Kucing yang Belum Divaksin, Ajak Warga Dukung Vaksinasi

Selain itu, ia juga meminta masyarakat untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam upaya pencegahan rabies.

Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
KUCING RABIES - Kucing yang dinyatakan positif rabies berhasil ditangkap warga dan telah diperiksa oleh DInas Kesehatan Belu 
Ringkasan Berita:
  • DPRD Kabupaten Belu meminta Pemerintah Daerah melalui dinas terkait untuk segera melakukan pendataan ulang terhadap hewan penular rabies (HPR)
  • Anggota DPRD Belu, Apri Halle mengajak warga agar mendukung vaksinasi HPR
  • Pemerintah juga harus memberikan Edukasi dan Informasi terkait dampak dari rabies kepada masyarakat

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - DPRD Kabupaten Belu meminta Pemerintah Daerah melalui dinas terkait untuk segera melakukan pendataan ulang terhadap hewan penular rabies (HPR) seperti anjing dan kucing milik warga yang belum divaksin.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Belu, Apri Halle, menyusul kasus gigitan kucing positif rabies yang menyerang sejumlah warga di Kelurahan Manumutin, Kecamatan Kota Atambua.

Menurut politisi Fraksi NasDem itu, kejadian serangan kucing terhadap warga merupakan peristiwa yang jarang terjadi di Kabupaten Belu sehingga perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Baca juga: Dinkes Belu Pastikan Stok Vaksin Rabies Aman, Semua Puskesmas Jadi Posko Penanganan Rabies

“Kami sangat prihatin dan menyesalkan kejadian ini. Sebagai anggota DPRD, kami masih menunggu rilis resmi dari dinas terkait mengenai peristiwa tersebut. Selain itu, kita berharap Pemerintah juga tidak bosan-bosan memberikan Edukasi dan Informasi terkait dampak dari rabies kepada masyarakat,” ujarnya, Senin (16/3/2026).

Apri mengatakan, dengan adanya kejadian tersebut pemerintah daerah melalui dinas teknis diharapkan segera melakukan langkah cepat, terutama melakukan pendataan ulang terhadap hewan peliharaan milik warga yang belum mendapatkan vaksin rabies.

Ia menilai langkah tersebut penting agar proses vaksinasi terhadap hewan penular rabies dapat dilakukan secara menyeluruh guna mencegah penyebaran virus rabies di masyarakat.

“Kami berharap dinas terkait segera mendata kembali anjing maupun kucing milik warga yang sampai saat ini belum divaksin agar segera dilakukan vaksinasi,” katanya.

Selain itu, ia juga meminta masyarakat untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam upaya pencegahan rabies.

Terutama, memberikan akses kepada petugas untuk melakukan vaksinasi terhadap hewan peliharaan.

“Kami juga mengharapkan kerja sama masyarakat agar bersedia membawa atau memberikan anjing peliharaan mereka untuk divaksin oleh petugas,” ujarnya.

Menurutnya, kerja sama antara pemerintah dan masyarakat sangat penting agar upaya pengendalian rabies di Kabupaten Belu dapat berjalan efektif dan tidak menimbulkan korban baru. (gus)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved